kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Inilah 7 komplikasi asam urat yang harus diwaspadai


Selasa, 09 Maret 2021 / 13:14 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

5. Penyakit jantung 

Gout umum terjadi pada orang dengan tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner, dan gagal jantung. 

Melansir Buku Bebas Penyakit Asam Urat Tanpa Obat (2012) oleh Lanny Lingga, PhD, dengan menurunkan kadar asam urat, seseorang berarti telah menyingkirkan salah satu atau beberapa faktor risiko penyakit jantung koroner (PJK). 

Selama ini, para ahli umumnya merekomendasikan beberapa saran untuk mengatasi PJK, seperti pengendalian bobot badan, tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gula darah. 

Namun, seseorang patut juga menambahkan satu lagi faktor risiko PJK yang perlu dikendilikan, yakni kadar asam urat darah. 

Baca Juga: Kaya nutrisi, inilah manfaat daun sirih untuk kesehatan

6. Parkinson 

Parkinson adalah penyakit degenerative saraf yang ditandai dengan tremor ketika sedang istirahat, kekakuan otot, dan kesulitan untuk bergerak. 

Hipertensi dan proses penuaan sel dianggap sebagai faktor yang bertanggung jawab menjadi penyebab penyakit Parkinson. Namun, penyakit Parkinson ternyata dapat pula dipicu oleh penyakit asam urat. 

Der Vera M dkk (2011) menemukan faktor risiko Parkinson adalah hiperurisemia atau kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi. 

Dengan begitu, peningkatan kadar asam urat dapat memperbesar kemungkinan serangan Parkinson. 




TERBARU

[X]
×