CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Ini penyebab virus corona lebih mudah ditularkan oleh tetesan air liur


Jumat, 12 Juni 2020 / 14:48 WIB
ILUSTRASI. Pedagang berjualan masker karakter wajah berbahan kain di Solo, Jawa Tengah, Senin (8/6/2020).


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, virus corona baru bersarang di saluran pernapasan atas, membuatnya lebih mudah untuk ditularkan oleh tetesan dibanding virus corona lainnya

Soalnya, virus corona lain yang menyebabkan penyakit, seperti SARS atau MERS, berada di saluran pernafasan bawah. Dengan ada di saluran pernafasan atas, virus lebih gampang keluar saat orang bersin atau batuk.

“Sekarang, seperti yang kita lihat pada Covid-19, kita memiliki patogen infeksius yang ada di jalan nafas atas, dimana viral load (jumlah partikel virus) memuncak pada saat kita baru mulai sakit,” kata Mike Ryan, ahli kedaruratan utama WHO, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Apakah Pandemi Virus Corona Melambat pada Musim Panas?

"Itu berarti, Anda bisa berada di restoran dengan perasaan yang sangat baik dan mulai demam, Anda merasa baik-baik saja, Anda tidak berpikir untuk tinggal di rumah, tetapi saat itulah viral load Anda sebenarnya cukup tinggi," ujar Ryan.

"Karena penyakit itu bisa menyebar pada saat itu juga, sehingga penyakit itu sangat menular. Itulah sebabnya, penyakit itu menyebar ke seluruh dunia dengan cara yang tidak terkendali, karena sulit untuk menghentikan virus ini," imbuhnya.

Maria van Kerkhove, ahli epidemiologi WHO, menambahkan, orang-orang memiliki lebih banyak virus di dalam tubuh mereka pada atau sekitar waktu mereka mengalami gejala. "Gejala, sangat awal," katanya seperti dilansir Reuters.

Baca Juga: Studi baru: Penggunaan masker secara luas dapat mencegah gelombang kedua Covid-19

Orang tanpa gejala




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×