kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.357.000 -0,07%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ini obat terapi Covid-19 untuk isolasi mandiri bagi OTG dan gejala ringan


Rabu, 07 Juli 2021 / 10:25 WIB
Ini obat terapi Covid-19 untuk isolasi mandiri bagi OTG dan gejala ringan
ILUSTRASI. Bagi mereka dengan hasil tes antigen atau PCR positif Covid-19, isolasi mandiri perlu dilakukan. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Obat Covid-19 atau terapi selama isolasi mandiri untuk pasien dengan gejala, yakni: 

- Vitamin C non-acidic sebanyak 3x sehari sebanyak 500 miligram (selama 14 hari); atau tablet isap vitamin C dosis 500 miligram 2x sehari (selama 30 hari); atau multivitamin dengan kandungan vitamin C, B, E, zinc 1x sehari (selama 30 hari) 

- Vitamin D 400-1.000 IU per hari 

- Obat antibiotik atau antivirus yang diresepkan dokter (selama 5 hari) 

- Obat mengurangi gejala, misalkan demam diobati dengan paracetamol atau obat pereda rasa sakit 

- Obat untuk komorbid (diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dll.), lanjutkan minum obat yang diresepkan dokter 

- Obat bersifat antioksidan dan terapi suportif lainnya 

Baca Juga: Kemenkes berikan obat gratis bagi pasien Covid-19

Hindari sembarangan minum suplemen atau obat untuk Covid-19 tanpa rekomendasi dokter. Selain itu, pastikan pasien isolasi mandiri rutin berkonsultasi dengan dokter yang menangani untuk memantau kondisi kesehatannya.  

Layanan telemedice & obat Covid-19 untuk isolasi mandiri 

Pasien Covid-19 tanpa gejala maupun gejala ringan dianjurkan untuk tetap memantau kondisi kesehatannya secara berkala dengan konsultasi dokter lewat layanan telemedicine, puskesmas, atau klinik secara daring. 

Untuk mengakses layanan telemedicine dan obat Covid-19 gratis bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri, pemerintah bekerja sama dengan 11 platform telemedicine memberikan layanan mulai Selasa (6/7/2021). 

Platform tersebut yakni Alodokter, GetWell, Good Doctor, Halodoc, KlikDokter, KlinikGo, Link Sehat, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, dan YesDok. 

Sementara, layanan telemedicine dan pemberian obat Covid-19 gratis untuk pasien isolasi mandiri tersebut berlaku di area Jakarta.  Dokter dari layanan telemedicine di atas akan mengidentifikasi kondisi pasien berdasarkan hasil konsultasi, lalu merekomendasikan penanganan, dan obat berdasarkan kondisi pasien. 

Paket obat lantas akan dikirimkan secara cuma-cuma sesuai kondisi pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri. 

“Kalau sekarang harus datang ke rumah sakit atau dokter akan lebih susah, menambah risiko. Kami bekerja sama dengan 11 platform telemedicine untuk jasa konsultasi dokter dan pengiriman obat secara gratis,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, lewat keterangan persnya, Senin (5/7/2021).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Obat Terapi Covid-19 untuk Isolasi Mandiri"
Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

Selanjutnya: Erick Thohir titahkan BUMN farmasi segera mengedarkan Ivermectin ke pasar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×