Tips Sehat

Ini obat herbal yang ampuh meredakan batuk berdahak dan batuk kering

Senin, 13 Juli 2020 | 10:41 WIB Sumber: Kompas.com
Ini obat herbal yang ampuh meredakan batuk berdahak dan batuk kering

ILUSTRASI. Ilustrasi. Jeruk nipis, obat herbal yang ampuh meredakan batuk kering dan batuk berdahak.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Batuk, penyakit yang bisa muncul kapan saja. Umumnya, batuk akan menyerang orang yang memiliki kondisi tubuh lemah. Berikut obat herbal yang ampuh meredakan batuk Anda.

Orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah cukup mudah terserang batuk. Umumnya batuk disebabkan karena alergi, infeksi virus atau bakteri, dan asam lambung. 

Batuk kering dan berdahak merupakan penyakit batuk yang paling sering menyerang banyak orang. Untuk meredakan batuk, para penderita membutuhkan obat. 

Baca Juga: Ini loh manfaat kencur untuk kesehatan tubuh Anda
  
Para penderita penyakit batuk bisa membeli obat batuk di apotek atau toko ritel modern. Para penderita bisa memilih obat batuk sesuai dengan jenis batuk yang diderita. 

Opsi lainnya, penderita batuk bisa mengonsumsi obat herbal untuk meredakan penyakitnya. Berikut obat herbal yang dipercaya ampuh mengobati batuk.  

1. Jeruk nipis 

Melansir Buku Tumbuhan Obat & Khasiratnya Seri 1 (2014) oleh Drs. H. Arief Hariana, beberapa bahan kimia yang terkandung dalam jeruk nipis, di antaranya asam sitrat sebanyak 7-7,6 persen, damar lemak, mineral, vitamin B1, sitral limonene, fellandren, lemon kamfer, geranil asetat, cadinen, dan linelin asetat. 

Selain itu, jeruk nipis juga mengandung vitamin C sebanyak 27 mg/100 g jeruk, kalsium sebanyak 40 mg/100 g jeruk, dan fosfor sebantak 22 mg. 
Oleh karena kandungannya, jeruk nipis dilaporkan memiliki efek farmakologis berupa anti-demam, anti-inflamasi, anti-bakteri, dan mengurangi batuk. 

Untuk mengobati batuk, air perasan satu buah bisa diminum begitu saja, atau bisa juga dicampur lebih dulu dengan air kelapa hijau muda. 

2. Kunyit 

Melansir Buku Tanaman Obat untuk Influenza (2004) oleh Dra. Herti Maryani & Lusi Kristiana, Apt., rimpang kunyit mengandung minyak atsiri 3-5 persen (turmeron, simen, dan artumeron), kurkumin, pati, tannin, dan damar. Kandungan kurkumin dan minyak atsiri dalam kunyit berkhasiat untuk membunuh bakteri (bakterisida) dan mengatasi perut kembung. 

Selain itu, senyawa itu berkhasiat untuk mengurangi gerakan kontraksi usus sehingga mampu mencegah diare dan memperlancar pengeluaran cairan empedu. 

Dalam bentuk ramuan sendiri, kunyit sering digunakan sebagai obat pereda batuk dan antikejang. Rimpang kunyit bahkan berkhasiat sebagai obat demam, obat sesak napas, dan obat radang hidung. 

Untuk mengobati batuk, kunyit bubuk bisa dikonsumsi dengan cara lebih dulu dicampur dengan susu hangat. Ramuan ini bisa diminum sebelum tidur. 

3. Jintan

Bagian tanaman jintan yang bisa digunakan sebagai obat adalah daun dan biji. Jintan mengandung minyak atsiri 0,2 persen (terdiri dari karbakrol, isopropil-o-kresol, fenol, sineol), dan senyawa kalium. 

Daun jintan bisa dimanfaatkan sebagai ramuan untuk meredakan batuk. Selain itu, jintan juga bisa untuk mengobati encok, melegakan napas yang sesak, dan sebagai karminatif. 

Buah dan biji jintan juga bisa digunakan untuk meredakan batuk rejan dan menghilangkan panu. 

Untuk menjadi obat batuk, jintan perlu dicampur dengan bahan lain. Berikut cara yang disarankan: Siapkan 10 helai daun jintan, 3-5 helain daun sirih, 7 buah kapulaga, 1 jari kayu manis, 5 gelas air bersih, dan sedikit gula batu. 

Semua bahan direbus hingga air tersisa separuh Tambahkan gula batu Setelah dingin disaring Silakan diminum setengah gelas, 3 kali sehari 

4. Mengkudu 

Mengkudu atau pace saai ini dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak khasiat. Beberapa khasiatnya, yakni: 

  • Menghilangkan hawa lembab pada tubuh 
  • Meningkatkan kekuatan tulang 
  • Membersihkan darah 
  • Meluruhkan kencing (diuretik) M
  • Memperlancar keluarnya darah haid (emenagog) 
  • Melembabkan kulit 
  • Membasmi cacing dalam tubuh 
  • Sebagai pencahar 
  • Meredakan batuk 

Hampir semua tanaman mengkudu bisa digunakan sebagai obat. Namun, untuk mengobati batuk, buahnya yang bisa dipakai. Buah mengkudu memiliki sifat antivirus untuk membantu menghilangkan batuk, demam, dan sakit flu. 

Untuk mengobati batuk, buah mengkudu bisa dikonsumsi dengan cara dibuat jus. Karena aromanya mungkin tak akan sedap, jus mengkudu bisa juga dikonsumsi dengan dicampur buah lain seperti nanas. 

5. Pegagan

Daun pegagan mengandung alkaloida, saponin, flavonoid, dan polifenol. Oleh karena kandungannya tersebut, daun pegagan diyakini berkhasiat sebagai peluruh air seni, obat sariawan, obat penurun panas, penambah nafsu makan, hingga obat batuk kering. 

6. Kencur 

Melansir Buku Jus Herbal (2007) oleh Ning Harmanto, rimpang kencur mengandung borneol, methyl-pcumaric acid, cinnamicacid ethtyl-ester pentadecane, cinnamic aldehyde, camphene, dan lain-lain. 

Oleh karena kandungannya, kencur memiliki khasiat, antara lain untuk menghangatkan, menghilangkan rasa sakit, memudahkan pengeluaran air dan angina dari tubuh, hingga mengencerkan dahak. 

Meski hanya sedikit, kencur segar mengandung antibakteri. Selain mengatasi batuk, kencur juga punya kegunakan sebagai obat trasidional, antara lain yakni: 

  • Mengatasi batuk asmatis Bengkak (untuk ditempelkan) 
  • Jerawat 
  • Nyeri haid 
  • Sakit perut saat diare (untuk ditemelkan) 
  • Masuk angin 
  • Migren 
  • Pilek 
  • Pegal linu 

7. Bawang putih 

Melansir Buku 50 Rahasia Alami Meringankan Gejala Batuk-pilek (2005) oleh Raje Airey, bawang putih dapat berkhasiat sebagai antiseptic dan ativirus yang kuat dan sangat baik jika dipadukan dengan madu. 

Kombinasi dari dua bahan makanan ini bisa dibuat menjadi sirup yang bermanfaat untuk mencegah dan mengobati gejala batuk-pilek dan influenza. 
Anda Minum 15 ml atau 1 sendok makan campuran bawang putih dan madu tiga kali sehari untuk mencegah atau mengobati gejala awal batuk-pilek. 

Ramuan ini bisa disimpan selama dua sampai tiga minggu di lemari es. Cara membuat obat batuk-pilek dari bawang putih, yakni: 

Anda siapkan saty bungkul bawang putih, 300 ml air, ½ buah lemon, 30 ml atau 2 sendok teh, dan madu. 

Anda  Cuci dan tumbuk bawang putih, tidak perlu dikupas Letakkan bawang putih dalam panci dengan air. Rebus bawah tersebut hingga mendidih. 

Setelah itu, Anda tutup panci dan masak dengan api kecil selama 20 menit. Tambahkan perasan air lemon dan madu lalu masak selama dua sampai tiga menit. 

Setelah dingin, Anda saring ke dalam gelas atau botol kaca yang bersih dan berwarna gelap dengan tutup kedap udara 

8. Jahe 

Jahe juga berkhasiat menghangatkan dan menyegarkan tubuh, sehingga membuatnya menjadi obat yang sangat berguna untuk mengatasi batuk-pilek. 
Untuk mendapatkan khasiat tersebut, jahe hanya perlu dikonsumsi dengan cara dijadikan minuman hangat. Selain dapat mengobati batuk, jahe juga memiliki senyawa bioaktif yang dapat membantu pecegahan gangguan pencernaan dan rasa mual. 

9. Belimbing wuluh 

Melansir Buku Pintar Tanaman Obat (2008) oleh Redaksi Agromedia, senyawa aktif pada belimbing wuluh bersifat antipertik dan antiradang. 

Dengan begitu, belimbing wuluh dianggap memiliki ragam khasiat, seperti mengobati batuk, batuk rejan, beguk, encok, sariawan, hipertensi, diabetes mellitus, demam, radang poros usus, sakit perut, gondok, hingga dapat memperbanyak keluarnya cairan empedu dan menghilangkan jerawat.

Alih-alih mengomsumsi obat batuk, Anda bisa menjajal salah satu obat herbal di atas untuk meredakan batuk. (Irawan Sapto Adhi) 

Baca Juga: Daun jambu biji, obat herbal yang ampuh menurunkan kolesterol dan penyakit lainnya

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "9 Tanaman Herbal untuk Mengobati Batuk",

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru