Ini Kelompok Paling Rentan Tertular Cacar Monyet Versi WHO

Selasa, 23 Agustus 2022 | 10:56 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Ini Kelompok Paling Rentan Tertular Cacar Monyet Versi WHO

ILUSTRASI. Ilustrasi cacar monyet.


KONTAN.CO.ID - Kementerian Kesehatan memastikan satu warga negara Indonesia terkonfirmasi menderita monkeypox (cacar monyet). Pasien tersebut merupakan seorang laki-laki berusia 27 tahun, dengan riwayat perjalanan ke Belanda, Swiss, Belgia dan Perancis sebelum tertular.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, berdasarkan penelusuran, pasien berpergian ke luar negeri antara tanggal 22 Juli hingga tiba kembali di Jakarta pada 8 Agustus 2022. Pasien mulai mengalami gejala awal monkeypox di tanggal 11 Agustus 2022.

Setelah berkonsultasi ke beberapa fasilitas kesehatan, pasien masuk ke salah satu rumah sakit milik Kementerian Kesehatan pada tanggal 18 Agustus dan hasil test PCR pasien terkonfirmasi positif pada malam hari tanggal 19 Agustus.

Baca Juga: Sasaran Vaksin Cacar Monyet: Penderita yang Sedang Alami Inkubasi dan Kontak Erat

"Saat ini pasien dalam keadaan baik, tidak sakit berat dan ada cacarnya atau ruam-ruamnya di muka, di telapak tangan dan kaki. Pasien tidak perlu dirawat di rumah sakit, tapi cukup isolasi mandiri,'' ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH dalam keterangan pers (20/8).

Meski penyakit cacar monyet bisa menyerang siapa pun, namun WHO menyebutkan bahwa ada beberapa kelompok yang paling rentan tertular cacar monyet. 

Lantas, apa saja kelompok yang paling rentan tertular cacar monyet versi WHO? 

Baca Juga: Sudah Pernah Kena Cacar Air, Apakah Bisa Terserang Cacar Monyet?

Kelompok yang paling rentan tertular cacar monyet

World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia telah menetapkan cacar monyet sebagai keadaan darurat kesehatan global.

WHO menyebut ada tiga kelompok orang yang paling rentan tertular cacar monyet. Dirangkum dari akun Instagram resmi Indonesia Baik, berikut adalah kategori kelompok yang paling rentan tertular cacar monyet:

  • Orang yang tinggal dengan atau memiliki riwayat kontak erat (termasuk kontak seksual) dengan seseorang yang terinfeksi cacar monyet. 
  • Orang yang memiliki kontak rutin dengan hewan yang dapat terinfeksi cacar monyet. 
  • Orang dengan gangguan kekebalan tubuh berisiko mengalami gejala-gejala lebih serius. 
  • Bayi baru lahir dan anak-anak
  • Tenaga kesehatan 

Baca Juga: Tarif Royalti Batubara Naik, Cek Rekomendasi Saham Emiten Batubara Berikut Ini

Kelompok yang terproteksi dari virus cacar monyet

Sementara itu, dikutip Kontan.co.id (22/8/2022), Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kebanyakan orang kelahiran 1980 ke bawah terproteksi dari virus cacar monyet. 

Sebab, kebanyakan orang kelahiran 1980 ke bawah memiliki antibodi untuk melawan virus cacar monyet, karena telah mendapat vaksinasi cacar air yang berlaku seumur hidup. 

"Jadi, buat teman-teman yang lahir 1980 ke bawah kayak saya, terproteksi (dari cacar monyet). Mungkin enggak 100 persen, tapi terproteksi," kata Budi dalam konferensi pers Health Working Group Meeting G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (22/8). 

Baca Juga: Curhatan Penderita Cacar Monyet: Rasa Sakitnya Sangat Luar Biasa

Menkes menjelaskan, vaksinasi cacar air yang berlaku seumur hidup tersebut menyebabkan tingkat penyebaran virus cacar monyet di Asia masih sangat rendah dibanding Eropa. 

Soalnya, proses vaksinasi di Eropa tidak secara menyeluruh karena penyakit cacar air yang cepat hilang. Berbeda dengan di Asia, khususnya di Indonesia, yang berjalan lama sehingga proses vaksinasinya menyeluruh. 

"Orang Indonesia karena dulu pandemi cacar masih kena, orang-orang kayak saya divaksinasi cacar sehingga masih ada antibodinya. Dengan demikian, diharapkan orang-orang yang lahir di bawah 1980 seharusnya masih ada antibodinya," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru