kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Ini dua cara deteksi dini Happy Hypoxia


Selasa, 08 September 2020 / 08:01 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona. REUTERS/Pavel Mikheyev


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

- Tarik napas dalam-dalam 2-3 kali. 
- Bila timbul rangsangan batuk, waspadai risiko hipoksia. 
- Menggunakan alat Pulse Oxymetri di ujung jari, untuk mengukur saturasi oksigen. 

"Keduanya dilakukan berkala, minimal pagi-siang-sore-malam," kata Tonang.

Baca Juga: WHO: Membuka kembali tanpa ada pengendalian Covid-19 merupakan sumber dari bencana

Pasien dan keluarganya juga diingatkan lebih waspada jika muncul kondisi sebagai berikut:  

- Frekuensi napas makin cepat 
- Merasa cepat lelah 
- Ada rasa berat di dada saat bernapas 

Baca Juga: WHO tak lagi ambisius soal program 'vaksin Covid-19 untuk semua', ini sebabnya

Jika terjadi tiga kondisi di atas, maka harus segera melapor ke faskes terdekat. 




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

[X]
×