kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Ini dua cara deteksi dini Happy Hypoxia


Selasa, 08 September 2020 / 08:01 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona. REUTERS/Pavel Mikheyev


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

- Tarik napas dalam-dalam 2-3 kali. 
- Bila timbul rangsangan batuk, waspadai risiko hipoksia. 
- Menggunakan alat Pulse Oxymetri di ujung jari, untuk mengukur saturasi oksigen. 

"Keduanya dilakukan berkala, minimal pagi-siang-sore-malam," kata Tonang.

Baca Juga: WHO: Membuka kembali tanpa ada pengendalian Covid-19 merupakan sumber dari bencana

Pasien dan keluarganya juga diingatkan lebih waspada jika muncul kondisi sebagai berikut:  

- Frekuensi napas makin cepat 
- Merasa cepat lelah 
- Ada rasa berat di dada saat bernapas 

Baca Juga: WHO tak lagi ambisius soal program 'vaksin Covid-19 untuk semua', ini sebabnya

Jika terjadi tiga kondisi di atas, maka harus segera melapor ke faskes terdekat. 




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×