Hore! Target Presiden Jokowi 7,5 juta vaksinasi corona di Jakarta bisa tercapai

Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:24 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
Hore! Target Presiden Jokowi 7,5 juta vaksinasi corona di Jakarta bisa tercapai

ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (26/6/2021).

Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar pandemi corona di Jakarta segera berakhir.

Menurut Dwi, mengingat vaksinasi corona saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus corona jika masyarakat longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian. 

Hal ini terlihat dari kasus positif corona di Jakarta yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. "Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini," kata Dwi.

Dwi berharap masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan corona di Jakarta.

Baca Juga: Angka kematian pasien Corona di Indonesia Jumat (30/7) 1.759 orang, terbesar Jateng

Pemprov DKI Jakarta menyarankan, untuk melakukan vaksinasi corona di Jakarta, warga dapat langsung ke tempat vaksinasi. 

Namun, untuk mempercepat proses vaksinasi corona di Jakarta, Dwi menyarankan warga segera  mendaftar secara online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi. 

Dengan mendaftar vaksinasi corona di Jakarta secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online.

Untuk menemukan tempat vaksinasi corona di Jakarta, warga juga mengeceknya melalui aplikasi google maps. Hanya dengan menuliskan “vaksin COVID-19”, warga dapat menemukan lokasi serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih.

Adapun kategori warga 18+ yang dapat divaksinasi corona di Jakarta  adalah:
- Warga ber-KTP DKI Jakarta,
- Warga ber-KTP dari luar DKI Jakarta, tetapi berdomisili di DKI Jakarta (membawa keterangan domisili diperoleh dari petugas RT, tidak harus dari ketua RT),
- Pekerja di DKI Jakarta yang ber-KTP dari luar DKI Jakarta (membawa keterangan dari tempat kerja).

Editor: Syamsul Azhar
Terbaru