CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Hasil Tes Negatif Tapi Mengalami Gejala Omicron, Apa yang Harus Dilakukan?


Selasa, 08 Februari 2022 / 07:51 WIB
ILUSTRASI. Masyarakat diminta agar tidak menganggap enteng gejala Omicron ringan, bahkan jika seseorang dites negatif. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: Times of India,KONTAN.co.id | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ahli epidemiologi yang berbasis di AS Faheem Younus memperingatkan di twitter agar tidak menganggap enteng gejala Omicron ringan, bahkan jika seseorang dites negatif untuk virus tersebut.

Jika Anda memiliki sakit tenggorokan atau demam, Anda harus segera melakukan tes PCR. 

Namun, jika hasilnya negatif, Dr Younus merekomendasikan untuk melakukan tes lagi dalam 24 hingga 48 jam lagi. 

Kali ini, daripada rapid antigen test, dia merekomendasikan tes RT PCR COVID-19.

Lebih lanjut, Dr Younus menyarankan untuk mengisolasi diri selama 5 hingga 10 hari.

"Jangan hanya percaya satu tes cepat dengan hasil negatif," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×