kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hasil Tes Negatif Tapi Mengalami Gejala Omicron, Apa yang Harus Dilakukan?


Selasa, 08 Februari 2022 / 07:51 WIB
ILUSTRASI. Masyarakat diminta agar tidak menganggap enteng gejala Omicron ringan, bahkan jika seseorang dites negatif. REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: Times of India,KONTAN.co.id | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ahli epidemiologi yang berbasis di AS Faheem Younus memperingatkan di twitter agar tidak menganggap enteng gejala Omicron ringan, bahkan jika seseorang dites negatif untuk virus tersebut.

Jika Anda memiliki sakit tenggorokan atau demam, Anda harus segera melakukan tes PCR. 

Namun, jika hasilnya negatif, Dr Younus merekomendasikan untuk melakukan tes lagi dalam 24 hingga 48 jam lagi. 

Kali ini, daripada rapid antigen test, dia merekomendasikan tes RT PCR COVID-19.

Lebih lanjut, Dr Younus menyarankan untuk mengisolasi diri selama 5 hingga 10 hari.

"Jangan hanya percaya satu tes cepat dengan hasil negatif," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×