kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Harus diwaspadai, ini ciri-ciri anak yang mengalami gaming disorder


Rabu, 30 September 2020 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. Harus diwaspadai, ini ciri-ciri anak yang mengalami gaming disorder.


Penulis: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Semakin berkembangnya teknologi, banyak anak yang kecanduan bermain game. Tidak jarang mereka menghabiskan waktu berjam-jam bermain gim di gadget

Bermain gim memang tidak dilarang, tapi terlalu sering bisa membawa pengaruh negatif. Terlalu sering bermain game bisa menyebabkan gaming disorder pada anak.

Bersumber dari laman resmi WHO, gaming disorder adalah perilaku bermain gim yang ditandai oleh gangguan kontrol saat bermain.  Penderita gangguan ini juga lebih memprioritaskan bermain gim dibanding aktivitas lainnya. Frekuensi bermain game pun sudah melampaui batas wajar. 

Anak yang mengalami gangguan gaming disorder mampu bermain gim selama berjam-jam. Tingkah laku dan sikap mereka juga sedikit banyak terpengaruh dari kebiasaan bermain gim. 

gaming disorder
gaming disorder

Efek gaming disorder

Anak-anak jadi memiliki sedikit hubungan sosial. Mereka jarang berinteraksi dengan keluarga, teman, dan orang-orang sekitar. Efek dari gaming disorder bisa mengganggu pekerjaan dan pendidikan anak. 

Tidak hanya perilaku, kesehatan anak juga bisa terganggu. Terlalu sering duduk hingga radiasi pada gawai bisa mengganggu kesehatan terutama mata anak. 

Baca juga: Cara mencegah penularan virus corona pada anak-anak, terapkan sejak dini 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×