Hari Tanpa Bra, ini 5 makanan pemicu kanker yang sebaiknya dihindari

Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:06 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Hari Tanpa Bra, ini 5 makanan pemicu kanker yang sebaiknya dihindari

ILUSTRASI. Ilustrasi kanker payudara.

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Hari ini, tanggal 13 Oktober diperingati sebagai No Bra Day 2021. No Bra Day adalah hari untuk meningkatkan kesadaran perempuan dan bahkan laki-laki akan kanker payudara, mengampanyekan pemeriksaan diri, dan deteksi dini kanker payudara. 

Adanya No Bra Day juga diharapkan dapat membantu mengingatkan perempuan bahwa kanker payudara adalah penyakit yang berpotensi fatal, tetapi juga salah satu bentuk kanker yang paling dapat dicegah. 

Kanker payudara adalah tumor ganas yang menyerang jaringan payudara yang berasal dari kelenjar, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara. 

Dikutip dari laman resmi Ikatan Bidan Indonesia, kanker payudara terjadi karena adanya kerusakan gen yang mengatur pertumbuhan dan diferensiasi sehingga sel ini tumbuh dan berkembang biak tanpa dapat dikendalikan. 

Salah satu cara mencegah kanker payudara adalah menghindari sejumlah makanan yang menjadi pemicu kanker. Lantas, apa saja makanan pemicu kanker payudara yang sebaiknya dihindari? 

Baca Juga: Hari Tanpa Bra, ini 6 langkah SADARI untuk deteksi dini kanker payudara

5 Makanan pemicu kanker payudara yang sebaiknya dihindari 

Dirangkum dari laman resmi Kementerian Kesehatan, untuk mencegah kanker payudara, berikut adalah 5 makanan pemicu kanker yang sebaiknya dihindari:

1. Daging olahan 

Para peneliti menemukan bahwa bahan yang digunakan sebagai pengawet yang ada pada daging yang sudah diproses seperti sosis, ham, dan bacon bermetamorfosis mejadi bahan penyebab kanker ketika berada dalam tubuh. 

Untuk itu, kurangi memakan daging olahan hanya di acara spesial saja. 

2. Daging merah yang dibakar

Makanan yang dibakar dipercaya memiliki efek yang tidak baik bagi kesehatan payudara. Sebab, makanan yang dibakar dapat membentuk Heterocyclic amines (HCAs). 

HCAs ditengarai berpotensi menyebabkan kanker payudara, kanker paru-paru, kanker kolon, dan kanker prostat. Oleh karena itu sebaiknya Anda batasi pengonsumsiannya hingga tak lebih dari 500 gram dalam seminggu.

Baca Juga: No Bra Day 13 Oktober, kenali ciri-ciri kanker payudara

Editor: Virdita Ratriani
Terbaru