Gula darah bisa turun dengan minum 6 jenis teh ini

Rabu, 11 Agustus 2021 | 05:00 WIB Sumber: Kompas.com
Gula darah bisa turun dengan minum 6 jenis teh ini


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Teh adalah salah satu minuman paling populer di dunia. Pasalnya, minuman ini dikonsumsi oleh lebih dari dua pertiga populasi global. 

Ada banyak jenis teh, termasuk teh asli yang dibuat dari daun tanaman Camellia sinensis, yang meliputi teh hitam, hijau, oolong, serta teh herbal, seperti teh peppermint dan chamomile. 

Baik teh asli maupun teh herbal telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan karena senyawa tanaman kuat yang dikandungnya. 

Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa teh memiliki khasiat yang sangat bermanfaat bagi penderita diabetes. 

Diabetes adalah sekelompok kondisi yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi secara kronis akibat sekresi yang tidak memadai dari hormon insulin pengatur gula darah, berkurangnya sensitivitas terhadap insulin, atau keduanya. 

Baca Juga: Kerap orang tak sadari, 9 gejala awal diabetes tipe 2

Bagi penderita diabetes, pengaturan gula darah yang ketat sangat penting. Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19. 

Selain itu, memilih makanan dan minuman yang mengoptimalkan kontrol gula darah yang sehat adalah kuncinya. 

Memilih minuman bebas kalori atau sangat rendah kalori seperti teh tanpa pemanis adalah cara terbaik untuk mengoptimalkan kontrol diabetes. 

Baca Juga: 5 Cara diet alami untuk mendapat berat badan ideal, bukan cuma olahraga

Selain itu, beberapa varietas teh mengandung senyawa yang melawan kerusakan sel dan mengurangi peradangan. Teh juga mampu menurunkan kadar gula darah sehingga menjadikannya pilihan yang cocok untuk penderita diabetes. 

Terlebih lagi, minum teh tanpa pemanis dapat membantu menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi. Tetap terhidrasi dengan baik sangat penting untuk setiap proses tubuh, termasuk pengaturan gula darah. 

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi dikaitkan dengan kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru