kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kerap orang tak sadari, 9 gejala awal diabetes tipe 2


Senin, 09 Agustus 2021 / 23:20 WIB
Kerap orang tak sadari, 9 gejala awal diabetes tipe 2


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Diabetes tipe 2 menyebabkan kadar gula darah seseorang menjadi terlalu tinggi. Penting untuk mengenali tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini..

Dengan begitu, seseorang yang mengalami diabetes tibe 2 segera mendapatkan perawatan lebih cepat. Alhasil, risiko komplikasi parah pun bisa dikurangi.

Diabetes tipe 2 adalah kondisi yang banyak dialami masyarakat di seluruh dunia. Orang dengan pradiabetes memiliki kadar gula darah yang lebih tinggi dari normal, tetapi dokter belum menganggap mereka menderita diabetes.

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), penderita pradiabetes sering mengembangkan diabetes tipe 2 dalam waktu 5 tahun jika tidak mendapatkan pengobatan.

Timbulnya diabetes tipe 2 bisa bertahap, dan gejalanya bisa ringan selama tahap awal. Akibatnya, banyak orang mungkin tidak menyadari mereka memiliki kondisi ini.

Melansir dari Medical News Today, berikut beberapa gejala awal seseorang mengidap diabetes tipe 2:

Baca Juga: 5 Cara mudah menurunkan gula darah secara alami, bisa Anda coba

1. Sering buang air kecil

Ketika kadar gula darah tinggi, ginjal mencoba membuang kelebihan gula dengan menyaringnya keluar dari darah.

2. Sering merasa haus

Sering buang air kecil yang diperlukan untuk menghilangkan kelebihan gula dari darah dapat menyebabkan tubuh kehilangan air tambahan.

Seiring waktu, ini bisa menyebabkan dehidrasi dan menyebabkan seseorang merasa lebih haus dari biasanya.

3. Selalu merasa lapar

Penderita diabetes sering kali tidak mendapatkan energi yang cukup dari makanan yang mereka makan. Sistem pencernaan memecah makanan menjadi gula sederhana yang disebut glukosa, yang digunakan tubuh sebagai bahan bakar.

Pada penderita diabetes, glukosa ini tidak cukup bergerak dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Akibatnya, penderita diabetes tipe 2 sering merasa lapar terus-menerus.

Baca Juga: Inilah 10 Manfaat buah salak untuk kesehatan, bisa mengontrol gula darah




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×