kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

GeNose C19 semakin canggih, mampu mendeteksi varian Covid D64G


Senin, 24 Mei 2021 / 12:25 WIB
GeNose C19 semakin canggih, mampu mendeteksi varian Covid D64G
ILUSTRASI. Calon penumpang melakukan tes deteksi COVID-19 . ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/aww.


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkembangan GeNose C19 sebagai alat pendeteksi virus Covid-19 semakin dimutakhirkan.  Kali ini, alat buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah berhasil menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).  

Hal ini, disampaikan langsung oleh inventor GeNoSe C19  Dian Kesumapramudya Nurputra dan Prof. Kuwat Triyana. Melansir laman resmi UGM, mereka menyampaikan adanya pembaharuan pada teknologi yang digunakan pada teknologi GeNose C19. 

Dian menjelaskan terdapat beberapa pembaharuan GeNose C19 terkait dengan proses pengembangan dan penelitian yang hingga saat ini terus dilakukan semenjak mendapat izin edar Desember 2020. Penambahan ini, terkait pembaharuan perangkat lunak kecerdasan buatan Artificial Intelligence atau AI. 

Baca Juga: Laba kuartal I melesat, Diagnos Laboratorium (DGNS) mengandalkan pemeriksaan Covid

Versi sebelumnya dari AI GeNose C19 adalah 1.3.2 build 5 yang sekarang berkembang menjadi versi 1.3.2 build 6. AI Versi 1.3.2 build 6 diperbarui dari sisi interface yang lebih ramah bagi operator alat (user friendly), basis data yang lebih besar, dan fitur pembacaan kurva secara manual. 

“Pembaharuan ini untuk menanggapi berbagai macam permintaan dari dokter, tenaga kesehatan, dan pengguna yang ingin mempelajari bentuk-bentuk kurva hasil pembacaan alat GeNose C19 dan menunjukkan bagaimana sebenarnya kurva pasien yang positif dan negatif,” tutur Dian. 

Dengan adanya update AI tersebut, akurasi alat meningkat sehingga GeNose C19 akan lebih baik melayani masyarakat yang menjalani tes skrining Covid-19. Pembaruan kecerdasan buatan GeNose C19 bisa untuk mengantisipasi varian-varian baru virus SARS-CoV-2 yang muncul.

“Varian D64G sudah masuk ke database yang sekarang dan kami akan terus melakukan pembaharuan secara rutin dan berkala sehingga akan lebih aware di lapangan,” jelas Dian.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×