kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Gejala Covid-19 Happy Hypoxia, ini peringatan epidemiolog


Sabtu, 29 Agustus 2020 / 08:41 WIB
ILUSTRASI. A cat is pictured near a mural promoting awareness of the coronavirus disease (COVID-19), at an alley of a village in Bekasi, on the outskirts of Jakarta, Indonesia, July 28, 2020. REUTERS/Willy Kurniawan TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Hanya saja masyarakat di Indonesia dimungkinkan baru menerima informasinya belum lama ini. Masih menurut Dicky, happy hypoxia bisa menyebabkan banyak kasus pasien Covid-19 menjadi semakin parah. 

"Dan ini adalah salah satu fenomena yang akhirnya juga menyebabkan banyak kasus yang tadinya dari derajat sedang menjadi lebih parah atau kritis, karena perubahannya bisa sangat cepat," ungkapnya. 

Baca Juga: Hati-hati! Ini yang terjadi jika virus Corona menginfeksi paru-paru

Covid-19 banyak disebut sebagai satu penyakit yang memiliki 1.000 wajah atau dengan keluhan yang berbeda-beda, sehingga cukup sulit untuk mendeteksinya. "Kecuali dengan pemeriksaan fisik yang teliti, yang hati-hati juga, termasuk ditunjang dengan pemeriksaan penunjang seperti PCR ataupun pemeriksaan rontgen dan CT Scan," jelas Dicky.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sulit Dideteksi, Epidemiolog Ingatkan Gejala Covid-19 Happy Hypoxia"
Penulis : Luthfia Ayu Azanella
Editor : Rizal Setyo Nugroho
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×