kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Gejala Covid-19 Happy Hypoxia, ini peringatan epidemiolog


Sabtu, 29 Agustus 2020 / 08:41 WIB
ILUSTRASI. A cat is pictured near a mural promoting awareness of the coronavirus disease (COVID-19), at an alley of a village in Bekasi, on the outskirts of Jakarta, Indonesia, July 28, 2020. REUTERS/Willy Kurniawan TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Hanya saja masyarakat di Indonesia dimungkinkan baru menerima informasinya belum lama ini. Masih menurut Dicky, happy hypoxia bisa menyebabkan banyak kasus pasien Covid-19 menjadi semakin parah. 

"Dan ini adalah salah satu fenomena yang akhirnya juga menyebabkan banyak kasus yang tadinya dari derajat sedang menjadi lebih parah atau kritis, karena perubahannya bisa sangat cepat," ungkapnya. 

Baca Juga: Hati-hati! Ini yang terjadi jika virus Corona menginfeksi paru-paru

Covid-19 banyak disebut sebagai satu penyakit yang memiliki 1.000 wajah atau dengan keluhan yang berbeda-beda, sehingga cukup sulit untuk mendeteksinya. "Kecuali dengan pemeriksaan fisik yang teliti, yang hati-hati juga, termasuk ditunjang dengan pemeriksaan penunjang seperti PCR ataupun pemeriksaan rontgen dan CT Scan," jelas Dicky.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sulit Dideteksi, Epidemiolog Ingatkan Gejala Covid-19 Happy Hypoxia"
Penulis : Luthfia Ayu Azanella
Editor : Rizal Setyo Nugroho
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×