kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Epidemiolog sebutkan kelompok yang tidak boleh disuntik vaksin Covid-19


Kamis, 24 Desember 2020 / 13:57 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Meskipun anak-anak belum diperbolehkan menerima vaksinasi, Dicky memaparkan bahwa saat ini Oxford tengah melanjutkan risetnya mengenai pemberian vaksin untuk kelompok usia 5-12 tahun. 

Sementara itu, melansir CNN (16/12/2020), Pzifer pun tengah melakukan uji coba pada lebih dari 153 remaja usia 16-17 tahun. Hasil uji coba tersebut menunjukkan bahwa tidak ada efek samping serius dari pemberian vaksin Covid-19. 

Masih dari sumber yang sama, sebenarnya vaksin Covid-19 tidak akan menyebabkan perubahan genetik dan uji coba terhadap 23 wanita hamil juga tidak menyebabkan efek samping serius. Bahkan, vaksin pun tidak berbahaya bagi bayi maupun ibu yang tengah menyusui. 

Baca Juga: Ekonom: Pemberian Vaksin Covid-19 belum tentu membuat ekonomi melaju pesat

Akan tetapi, para peneliti tidak merekomendasikan pemberian vaksin pada wanita hamil dan menyusui karena masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait kelompok tersebut.  

Berdasarkan hasil uji coba penelitian, orang dengan riwayat alergi parah mengalami efek samping buruk setelah beberapa menit mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. 

Baca Juga: Vaksin Covid-19 mulai disuntikkan, pahami efek samping

Perlu beberapa waktu untuk mengembalikan kondisi orang tersebut seperti sedia kala. Dengan demikian, vaksin belum direkomendasikan untuk kelompok orang dengan riwayat alergi yang parah. 




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×