kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Dua penyakit bahaya bagi pemilik perut buncit


Jumat, 17 Februari 2017 / 10:34 WIB
Dua penyakit bahaya bagi pemilik perut buncit


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Kebanyakan orang khawatir memiliki perut buncit, karena dapat merusak penampilan. Timbunan lemak di sekitar perut itu pun kerap disembunyikan di balik pakaian yang longgar atau berwarna gelap.

Padahal, masalah perut buncit lebih dari sekedar soal penampilan. Penelitian mengungkapkan, orang yang menyimpan banyak lemak di perut atau jaringan adiposa berisiko terkena diabetes tipe 2 dan penyakit jantung koroner.

Dilansir dari Boldsky.com, risiko penyakit itu tak hanya didapatkan oleh mereka yang memiliki perut buncit karena pola makan tinggi lemak. Tetapi juga perut buncit karena faktor genetik.

Associate Professor di Harvard Medical School, Sekar Kathiresan mengatakan, faktor genetik memengaruhi seseorang dalam menyimpan lemak di tubuh.

Jika ada sejumlah anggota keluarga yang memiliki perut buncit dan Anda juga, mungkin ada pengaruh faktor genetik. Selain di perut, beberapa lemak juga banyak disimpan di pinggul dan paha.

Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Jama ini menganalisis lebih dari 400.000 orang. Mereka yang berperut buncit karena faktor genetik memiliki peningkatan lemak darah, gula darah, dan tekanan darah sistloik. Kondisi membuat mereka berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2 dan penyakit jantung koroner.

Bila faktor genetik ditambah dengan faktor gaya hidup seperti pola makan tidak sehat dan kebiasaan merokok, risiko terjadinya diabetes tipe 2 dan penyakit jantung koroner pun menjadi lebih tinggi.

Agar terhindar dari dua penyakit tersebut, mulailah berupaya menghilangkan lemak di perut dengan olahraga rutin dan makan yang seimbang.

(Dian Maharani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×