kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Dokter Italia: Virus corona sudah melemah dari harimau menjadi kucing liar


Senin, 22 Juni 2020 / 09:49 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - ROMA. Profesor Matteo Bassetti, seorang dokter di Italia mengklaim, virus corona sudah melemah "dari harimau hingga seperti kucing liar". Bahkan, wabahnya bisa hilang tanpa vaksin. Dia bahkan yakin, wabah yang "awalnya agresif" ini sudah mengalami perubahan dalam tingkat keparahan, sehingga pasien kini bisa selamat.

Adapun Bassetti merupakan kepala klinik penyakit menular di Rumah Sakit Policlinico San Martino, dilansir Daily Mirror Minggu (21/6/2020).

Kepada Sunday Telegraph, dokter Italia itu menuturkan melihat ada lansia yang sembuh, di mana di masa awal pasien itu bakal meninggal karena virus corona. "Bahkan pasien berusia 80-90 tahun kini sudah bisa duduk dan bernapas tanpa menggunakan alat. Mungkin 2-3 hari sebelumnya, mereka bakal meninggal," ujar dia.

Baca Juga: WHO peringatkan fase bahaya pandemi corona, ini kata epidemiolog

"(Penyakit) ini seperti hari agresif pada Maret dan April. Namun kini seperti kucing liar," jelas Profesor Bassetti dalam wawancaranya. Dia mengungkapkan, ketika pandemi itu milai menyerang Negeri "Pizza" pada Maret, virus itu "begitu sulit" ditangani oleh tim medis. Ada pasien yang sampai membutuhkan bantuan ventilator untuk bernapas, dengan ada juga yang mulai menampakkan gejala pneumonia.

Bagaimana pun, jelas Profesor Bassetti, dalam empat pekan terakhir penyakit dengan nama resmi Covid-19 tersebut "berubah sepenuhnya". Dia memberi beberapa dugaan mengapa virus corona itu bisa berubah. Salah satunya adalah patogen itu bermutasi lebih lemah karena menyebar ke seluruh dunia.

Baca Juga: Insentif pengembangan vaksin corona bakal dorong riset industri farmasi

Dugaan lain adalah penerapan pembatasan sosial atau anjuran memakai masker membuat orang lebih kecil terpapar patogen tersebut. Profesor Bassetti meyakini, jika kondisi ini tetap berkelanjutan, ada kemungkinan Covid-19 bisa musnah sebelum vaksin ditemukan.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×