Penyakit Menular

Dinyatakan positif Covid-19 namun tanpa gejala, bisakah sembuh sendiri?

Jumat, 01 Mei 2020 | 09:03 WIB Sumber: Kompas.com
Dinyatakan positif Covid-19 namun tanpa gejala, bisakah sembuh sendiri?

ILUSTRASI. Warga mengenakan masker di Pyongyang. Mandatory credit Kyodo/via REUTERS 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Infeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19 terus mengalami perkembangan. Bahkan, gejala-gejala yang ditunjukkan dari mereka yang positif Covid-19 juga terus bertambah.

Meski demikian, tak semua yang positif terinfeksi virus corona menunjukkan gejala. Ada pula yang tak menunjukkan gejala apa pun, tetapi ketika dites dinyatakan positif Covid-19. Salah satu kasus dialami artis peran Detri Warmanto.

Detri tak merasakan gejala apa pun. Ketika diuji, hasilnya positif terinfeksi virus corona. “ Orang tanpa gejala ini lebih bahaya, karena mereka merasa baik-baik saja ketemu saudara yang ada penyakit bawaan, atau ketemu keluarga yang sudah tua,” kata Detri, dalam live Instagram bersama @guesehat, seperti diberitakan Kompas.com, Senin (20/4/2020).

Baca Juga: Dari hari ke hari, begini gejala awal terjangkit virus corona

Setelah dinyatakan positif Covid-19, Detri diminta melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah karena tak mengalami gejala. Kini, ia telah dinyatakan sembuh.

Bagaimana penyembuhan OTG?

Dari pengalaman yang diungkapkan Detri, selama menjalani isolasi mandiri di rumah, ia tidak mendapatkan obat khusus. Menurut dokter, kata dia, penyembuhannya bersifat self healing.

Koordinator Tim Respons Covid-19 Uuniversitas Gadjah Mada Yogyakarta, dr. Riris Andono Ahmad, MPH, Ph.D mengatakan, gejala Covid-19 mirip dengan flu atau beberapa infeksi virus lainnya. Penyakit ini, menurut dia, self limiting disease. Artinya, akan sembuh dengan adanya kekebalan pada tubuh.

Baca Juga: Mengetahui gejala awal terjangkit virus corona dari hari ke hari

“Akan sembuh dengan munculnya kekebalan dalam tubuh kita,” kata dr. Riris, yang biasa disapa Doni, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/4/2020).

Oleh karena itu, Doni mengatakan, terapi pengobatan yang diberikan adalah untuk meringankan gejala. “Jadi bagi yang gejala ringan atau tanpa gejala perlu menjaga stamina tubuhnya dengan asupan gizi yang baik, istirahat yang cukup, dan pemberian multivitamin,” kata Doni.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie


Terbaru