kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Diabetes ditambah Covid-19 sangat berbahaya, ini penjelasan medisnya


Rabu, 09 Desember 2020 / 09:57 WIB
ILUSTRASI. Datangnya virus corona telah melipatgandakan tantangan terhadap penderita diabetes.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Arti Thangudu, MD, ahli endokrinologi di Complete Medicine di San Antonio, mengatakan diabetes sangat berbahaya karena saat Anda mencoba menyembuhkan infeksi (seperti Covid-19), Anda membutuhkan semua sifat penyembuhan yang baik yang mengalir melalui darah. 

Menurut analisis oleh APM Research Lab, tingkat diabetes sangat tinggi pada orang kulit hitam, Hispanik, dan Pribumi. Ini menjadi salah satu kemungkinan alasan mengapa kelompok ini terkena Covid-19 secara tidak proporsional. Tingkat kematian Covid-19 mereka lebih dari tiga kali lipat dari orang kulit putih pada usia yang sama.

Baca Juga: Inilah metode pengobatan yang selama ini untuk menyembuhkan pasien Covid-19

Para dokter mengingatkan, orang yang memiliki diabetes harus bisa mengelola penyakitnya selama pandemi. 

Kenakan topeng. Cuci tangan Anda. Jarak sosial. Menurut Leonor Corsino, MD, dari Duke University School of Medicine, tiga tips menghindari Covid-19 ini sangat penting bagi penderita diabetes. Itu karena orang dengan kadar glukosa darah tinggi yang terjangkit Covid-19 lebih cenderung membutuhkan ventilasi mekanis.

Selanjutnya: Cara menyembuhkan kemampuan indra penciuman yang hilang akibat corona

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×