kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Diabetes Bisa Serang Usia Muda, Kenali Gejala Umum Gula Darah Tinggi


Senin, 14 Maret 2022 / 13:09 WIB
ILUSTRASI. Kenali gejala gula darah tinggi, penyebab diabetes yang bisa menyerang usia muda di bawah 30 tahun.


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Pakar Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Ali Khomsan mengatakan, masyarakat perlu memahami berapa kadar gula pada tubuh pada saat puasa (tidak makan) selama 8 jam dan kondisi kadar gula setelah makan. 

Kadar gula darah setelah berpuasa (tidak makan) selama 8 jam adalah 70-100 mg/dL dan 2 jam setelah makan adalah kurang dari 140 mg/dL. 
"Kadar gula meningkat seiring dengan terjadinya kegemukan yang pada pria kegemukan mudah terjadi setelah usia 40 tahun karena faktor kemakmuran, kesejahteraan, dan tercukupinya kebutuhan ekonomi," ujar Ali. 

Sementara, pada usia 20-30 tahun, kegemukan bisa saja terjadi, apalagi yang mewarisi kegemukan dari orangtua. Hal ini juga bisa memicu kadar gula darah pada seseorang.

Gejala gula darah tinggi dan rendah 

Di antara gejala yang paling umum dari kadar glukosa darah tinggi adalah: 

  • Sering kehausan 
  • Sering buang air kecil 
  • Penglihatan kabur 
  • Kelelahan 
  • Berkurangnya kemampuan untuk menyembuhkan luka 

Gejala utama kadar gula darah yang rendah adalah: 

  • Kecemasan 
  • Berkeringat 
  • Tremor 
  • Kelaparan 
  • Sifat mudah marah

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diabetes Bisa Menyerang Usia Muda di Bawah 30 Tahun, Simak Gejalanya"

Penulis: Retia Kartika Dewi
Editor: Rizal Setyo Nugroho

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×