Penulis: Bimo Kresnomurti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Catat makanan sehat dengan rendah kalori yang dapat masuk ke dalam menu diet. Setelah menikmati hidangan Lebaran yang kaya santan, daging, dan kue manis, banyak orang mulai mencari cara untuk menyeimbangkan kembali pola makan.
Salah satu strategi yang bisa diterapkan adalah memasukkan makanan sehat rendah hingga nol kalori ke dalam menu harian.
Makanan-makanan ini umumnya berasal dari kelompok sayur dan buah yang tinggi serat, namun tetap rendah kalori, sehingga cocok untuk mendukung program diet pasca-Lebaran.
Baca Juga: Apa Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Kolesterol secara Berlebihan?
Makanan sehat dengan rendah kalori
Makanan nol kalori bukan berarti benar-benar tanpa kalori, tetapi mengandung kalori yang sangat rendah sehingga tubuh membakar lebih banyak energi untuk mencernanya dibandingkan kalorinya sendiri.
Kandungan serat dan mikronutrien di dalamnya juga sangat bermanfaat untuk memperpanjang rasa kenyang, menekan keinginan makan berlebih, dan mendukung sistem pencernaan.
Diet tinggi mikronutrien bahkan terbukti membantu mengurangi keinginan makan berlebih, sehingga menciptakan pola makan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Berikut ini beberapa pilihan makanan rendah kalori yang bisa dimasukkan ke dalam menu diet Anda setelah Lebaran, dirangkum dari laman My Juniper.
Baca Juga: Kolesterol Naik saat Lebaran, Ini 5 Makanan yang Bisa Turunkan Kolesterol Tinggi
1. Apel
Dalam buah apel mengandung 62 kalori dan 3 gram serat pangan. Selain rendah kalori, apel juga mengandung vitamin C, kalium, dan senyawa antioksidan seperti flavonoid kuersetin.
2. Wortel
Satu porsi wortel hanya memiliki 50 kalori, tetapi sayuran ini kaya akan nutrisi. Kaya karotenoid, termasuk lutein dan beta karoten, wortel dapat membantu melindungi penglihatan yang sehat dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.
3. Brokoli
Dalam satu buah brokoli hanya memiliki 54 kalori, namun memberikan lebih dari 100% jumlah vitamin C yang dibutuhkan orang per hari.
Ini cukup bergizi, studi telah menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi sayuran cruciferous seperti brokoli mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
Baca Juga: Ini 9 Makanan Tinggi Kalium untuk Kesehatan Otot, Saraf, hingga Otak
4. Pepaya
Buah oranye ini kaya akan vitamin dan mineral, termasuk vitamin A dan C, folat, dan kalium. Dalam papaya kecil, Anda hanya akan menemukan 68 kalori, menjadikannya buah rendah kalori yang bagus.
5. Kembang kol
Dengan seporsi kembang kol matang mengandung hanya 40 kalori, sayuran ini telah menjadi bagian saat diet. Ini juga merupakan alternatif yang bagus untuk sayuran dengan karbohidrat atau biji-bijian yang lebih tinggi.
6. Seledri
Konsumsi seporsi seledri dengan kandungan air yang tinggi memiliki 17 kalori. Selain menjadi camilan yang enak untuk dinikmati sendiri, ini juga dapat dipasangkan dengan sesuatu seperti mentega kacang organik untuk campuran protein, lemak, dan serat.
7. Timun
Sayuran ini serbaguna dan dapat ditambahkan ke dalam salad serta digunakan untuk memberi rasa pada air untuk membantu meningkatkan asupan air harian Anda.
Kebanyakan terbuat dari air, tidak mengherankan bahwa Timun masuk dalam daftar ini, dengan setengah porsi mengandung hanya 8 kalori.
8. Kale
Ada alasan mengapa sepertinya dunia telah gila akan daun hijau gelap yang merupakan kale, menggabungkannya ke dalam berbagai hidangan mulai dari salad hingga kari dan smoothie pagi.
Kandungan vitamin A, C, dan K yang tinggi, serta mangan dan tembaga dalam seporsi kale matang hanya memiliki 49 kalori.
Baca Juga: Asam Urat Tidak Boleh Makan Apa Saja? Hindari 10 Jenis Makanan Ini
9. Paprika
Konsumsi paprika merah dalam satu porsi terdapat bisa dinikmati sebagai camilan yang layak dimasukkan ke dalam diet. Penelitian telah menunjukkan bahwa paprika juga tinggi antioksidan termasuk vitamin C dan likopen.
10. Stroberi
Terakhir, buah stroberi yang dalam satu porsi makan menyumbang 53 kalori. Anda akan menemukan camilan yang sangat bergizi dan lezat.
Dengan kaya akan vitamin, studi juga menunjukkan bahwa mengonsumsi buah-buahan seperti stroberi dapat melindungi penyakit Alzheimer dan penyakit jantung.
Itulah sederet jenis makanan sehat dengan rendah kalori yang dapat masuk ke dalam menu diet.
Tonton: Kena Tarif Resiprokal Trump, Indonesia Siap Bernegosiasi dengan Pemerintah AS
Selanjutnya: Inilah Daftar Lengkap Tarif Baru Trump yang Dikenakan pada Berbagai Negara
Menarik Dibaca: Ketahui Faktor Penyebab Kegendutan dari Jenisnya Berikut Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News