Ciri-ciri Kolesterol Tinggi yang Patut Diwaspadai, Bisa Dilihat dari Kulit Kaki

Kamis, 01 September 2022 | 08:19 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Ciri-ciri Kolesterol Tinggi yang Patut Diwaspadai, Bisa Dilihat dari Kulit Kaki

ILUSTRASI. Kolesterol tinggi merupakan kondisi yang cukup umum di mana terlalu banyak kolesterol yang beredar dalam darah.


KONTAN.CO.ID - Kolesterol tinggi merupakan kondisi yang cukup umum di mana terlalu banyak kolesterol yang beredar dalam darah Anda.

Kolesterol adalah lipid (lemak) yang dapat menumpuk menjadi plak di arteri Anda, mempersempitnya dan menyempitkan aliran darah ke dan dari jantung. Hal ini dapat menyebabkan penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke.

Kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala kecuali jika mengarah pada komplikasi. Ini berarti Anda sering tidak mengetahui bahwa Anda memiliki kolesterol tinggi sampai dokter menguji darah Anda untuk mengetahuinya.

Tetapi kadar lemak yang bersirkulasi (kolesterol dan trigliserida) yang tinggi terkadang dapat menyebabkan perubahan kulit yang nyata. 

Melansir Healthline, petunjuk pertama bahwa Anda memiliki kolesterol tinggi mungkin muncul dalam kumpulan benjolan yang tidak dapat dijelaskan, bercak kulit kekuningan yang lembut, atau perubahan warna pada ekstremitas Anda.

Gejala kulit ini mungkin merupakan tanda penting bahwa Anda perlu mengelola kadar kolesterol Anda.

Ketika terlalu banyak kolesterol beredar di aliran darah Anda, itu bisa menumpuk di timbunan lemak di bawah kulit. Hal ini dapat menyebabkan ruam berupa benjolan berwarna jingga atau kekuningan yang berisi lemak.

Baca Juga: Asam Urat Di Tangan: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Kolesterol juga dapat memblokir pembuluh darah kecil yang disebut kapiler yang memasok oksigen ke kulit. Hal ini dapat menyebabkan permukaan kulit Anda berubah warna. Ini juga dapat berkontribusi pada kondisi kulit seperti psoriasis.

Kolesterol tinggi terkadang dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius yang disebut emboli kolesterol. Saat itulah kristal plak kolesterol pecah dan menyumbat pembuluh darah atau arteri. Ini dapat menyebabkan borok kulit atau komplikasi lainnya.

Mengutip express.co.uk yang mengutip portal kesehatan Saint Luke's, membiarkan kolesterol tinggi Anda tidak diobati menyebabkan penumpukan plak di arteri tubuh.

Dalam situs tersebut disebutkan: “Plak adalah bahan lilin yang terbuat dari kolesterol dan hal-hal lain."

“Bila Anda memiliki terlalu banyak plak, arteri Anda bisa menyempit dan membatasi aliran darah.”

Baca Juga: Ciri-Ciri Kolesterol yang Sering Terjadi & Cara Menurunkan Secara Alami

Setelah arteri Anda menyempit, aliran darah ke kaki Anda juga akan dibatasi, memicu tanda peringatan.

Kurangnya aliran darah ke kaki Anda terkadang dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai iskemia tungkai kritis (CLI).

Salah satu tanda CLI adalah kulit di kaki Anda menjadi kering.

Sementara kulit kering dapat disebabkan oleh berbagai masalah selain kolesterol, ada juga petunjuk lain yang dapat membantu mengidentifikasi CLI.

Perubahan lain yang mungkin juga muncul di kaki Anda adalah kulit menjadi pucat, berkilau, dan halus.

Menurut NHS, daftar lengkap gejala yang terkait dengan iskemia ekstremitas kritis meliputi:

  • Rasa sakit terbakar yang parah di kaki dan kaki Anda yang berlanjut bahkan saat Anda sedang beristirahat
  • Kulit Anda menjadi pucat, berkilau, halus dan kering
  • Luka dan borok (luka terbuka) di kaki dan kaki yang tidak kunjung sembuh
  • Kehilangan massa otot di kaki Anda
  • Kulit pada jari kaki atau tungkai bawah menjadi dingin dan mati rasa, berubah menjadi merah dan kemudian hitam, dan/atau mulai membengkak dan menghasilkan nanah yang berbau, menyebabkan nyeri hebat (gangren).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru