Cara Mencegah Serangan Jantung di Usia Muda

Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:32 WIB Sumber: Kompas.com
Cara Mencegah Serangan Jantung di Usia Muda

ILUSTRASI. Cara Mencegah Serangan Jantung di Usia Muda


KONTAN.CO.ID -  Sebagian besar orang mungkin menganggap penyakit jantung hanya dialami mereka yang lanjut usia (lansia) saja. Padahal, penyakit jantung juga bisa menyerang kelompok usia muda. 

Bahkan, mereka juga masih berisiko mengalami serangan jantung. 

Hal itu diungkapkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Kardiologi Intervensi Rumah Sakit Pondok Indah Pondok Indah, dr Wishnu Aditya Widodo, Sp.JP (K), FIHA. 

"Banyak orang bilang penyakit jantung adalah penyakit orang tua, jadi yang kita temukan orang dengan penyakit jantung mungkin di atas 50 tahun," ujarnya dalam diskusi virtual yang digelar RS Pondok Indah, Senin (1/8/2022). 

"Serangan jantung juga bisa dialami mereka yang berusia 30 sampai 40 tahun," sambung Wishnu. 

Baca Juga: 5 Cara Membersihkan Pembuluh Darah Secara Alami, Simak

Dikatakannya berdasarkan data, ada sebanyak 20% dari seluruh pasien yang terkena serangan jantung berada di rentang usia antara 30 hingga 40 tahun. 

Artinya, mereka yang berusia muda pun rentan mengalami salah satu gangguan pada jantung atau mengalami penyakit jantung.  

"Fenomena (penyakit jantung di usia muda) ini bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di dunia. Data dari Eropa, dari Amerika sama. Peningkatan seseorang yang kena serangan jantung usianya 30 sampai 40 tahun setiap tahun naik 2%. Jadi kecenderungannya memang secara statistik usianya semakin lama semakin muda," jelas Wishnu. 

Penyebab penyakit jantung di usia muda 

Dia menerangkan, bahwa penyebab penyakit jantung sebenarnya lebih dari satu faktor atau multi faktorial, di antaranya termasuk: 

  • Keturunan
  • Kadar kolesterol tinggi yang tidak terkontrol 
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi tidak terkontrol Diabetes melitus 
  • Pola makan tidak teratur 
  • Jarang berolahraga atau melakukan aktivitas fisik Merokok 

Baca Juga: 10 Cara Redakan Nyeri saat Asam Urat Kumat, Salah Satunya Minum Kopi

Menurutnya, faktor penyebab penyakit jantung di usia muda ini bisa saja berbeda dari satu orang ke orang lainnya. Misalnya saja, seseorang telah mengadopsi gaya hidup sehat namun tetap terkena penyakit jantung, seperti serangan jantung. 

Kondisi itu bisa saja diakibatkan lantaran orang tersebut memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, ataupun gangguan jantung lainnya. 

Sehingga, pada orang ini kemungkinan besar faktor genetik untuk mengalami gangguan jantung lebih dominan. 

"Tapi ada juga seseorang yang misalnya dari keluarga yang tidak sakit jantung, sehat-sehat saja tapi lifestyle-nya jelek misalnya badannya gemuk di atas 100 kg, tidak pernah olahraga, kolesterolnya tinggi, meskipun faktor genetiknya tidak terlalu tinggi tetapi bisa terkena serangan jantung juga," imbuhnya. 

Cara mencegah penyakit jantung 

Dokter Wishnu menyampaikan, terdapat faktor-faktor terjadinya penyakit jantung yang bisa diubah. Dengan demikian, seseorang masih dapat mencegah penyakit jantung. Adapun cara mencegahnya ialah dengan: 

  • Menjaga gaya hidup yang sehat dengan mengatur pola makan
  • Tidak merokok 
  • Olahraga secara rutin minimal 150 menit seminggu 

Baca Juga: Jangan Anggap Enteng, 3 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Jadi Pemicu Stroke

"Selanjutnya ada faktor-faktor yang tidak bisa kita atur kayak faktor genetik, bawaan hipertensi, bawaan gula mungkin kita enggak bisa atur, yang bisa kita lakukan adalah check-up rutin untuk lihat apakah kita punya faktor risiko yang sebelumnya enggak ketahuan," kata Wishnu. 

Apabila telah diketahui faktor risikonya, maka pasien perlu melakukan kontrol rutin untuk menurunkan risiko penyakit jantung di kemudian hari. 

Cara yang bisa dilakukan dengan menjaga kadar kolesterol tetap rendah terus, maupun menjaga tekanan darah tetap normal. 

Deteksi dini penyakit jantung juga disarankan untuk dilakukan sejak usia 30 tahun ke atas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyakit Jantung Dapat Menyerang Usia Muda, Ini Cara Mencegahnya",
Penulis : Zintan Prihatini
Editor : Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru