​Cara mencegah penularan Covid-19 di klaster keluarga

Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:16 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
​Cara mencegah penularan Covid-19 di klaster keluarga

ILUSTRASI. Ilustrasi karantina klaster keluarga di apartemen.

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Klaster keluarga adalah penyebaran virus corona yang berasal dari anggota keluarga atau orang yang tinggal serumah. Klaster keluarga ini harus diwaspadai untuk menekan angka persebaran Covid-19. 

Dirangkum dari laman Indonesia Baik, ada beberapa penyebab munculnya klaster keluarga. Pertama, membiarkan anak-anak bermain bersama di lingkungan komplek atau perumahan tanpa protokol kesehatan dan protokol ventilasi, durasi dan jarak (VDJ) yang kuat.

Kedua, kegiatan berkumpul warga pun menjadi cara virus corona menyebar dari satu orang yang terinfeksi ke orang lain dengan mudah. Sebab, biasanya saat warga sudah berkumpul, jaga jarak sulit sekali diterapkan. 

Terakhir, melakukan liburan, piknik atau jalan-jalan ke tempat publik yang ramai. Hal ini juga meningkatkan risiko klaster keluarga bisa terjadi. Sebab, anggota keluarga berpotensi membawa virus saat kembali ke lingkungan rumah atau warga.

Lantas, bagaimana cara mencegah penyebaran Covid-19 di klaster keluarga? 

Baca Juga: Satgas COVID-19: 3 tempat dan perilaku ini berpotensi tinggi penularan virus corona

Cara mencegah penularan Covid-19 di klaster keluarga

Dirangkum dari akun Instagram resmi Satgas Covid-19, berikut cara mencegah penularan Covid-19 di klaster keluarga:

  • Jika tidak perlu sekali, jangan keluar rumah
  • Mengetahui potensi sumber penyebaran dari orang yang suka bepergian ke luar rumah
  • Jika ada gejala gunakan masker meskipun di dalam rumah
  • Tetap terapkan protokol kesehatan saat menerima kunjungan orang lain ke rumah
  • Kurangi kegiatan sosial di tengah masyarakat
  • Jangan jalan-jalan atau piknik di tempat ramai
  • Terapkan protokol kesehatan di manapun berada

Baca Juga: Dilema Sekolah Tatap Muka, Ancaman Kesehatan atau Kualitas Pendidikan?

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia

Kasus positif corona di Indonesia berangsur melandai. Namun, tetap hati-hati dan jangan lengah. Tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Rabu (13/10) ada tambahan 1.233 kasus baru yang terinfeksi Corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 4.231.046 kasus positif Corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Corona bertambah 2.259 orang sehingga menjadi sebanyak 4.067.684 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona di Indonesia bertambah 48 orang menjadi sebanyak 142.811 orang.

Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 20.551 kasus, berkurang 1.074 kasus aktif dibanding sehari sebelumnya.

Lantaran masih tingginya tambahan kasus positif Corona, pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah Corona, dimulai dari menekan angka penularan.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Selain itu salah satunya cara menekan Covid-19 adalah menghindari penularan di klaster keluarga.

Selanjutnya: Ada pelonggaran PPKM, kinerja sektor pariwisata belum naik signifikan

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Virdita Ratriani
Terbaru