kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Cara mencegah mabuk perjalanan tanpa menggunakan obat


Senin, 07 Juni 2021 / 15:47 WIB
Cara mencegah mabuk perjalanan tanpa menggunakan obat
ILUSTRASI. mengunyah permen karet, salah satu cara mencegah mabuk perjalanan tanpa menggunakan obat


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Tak hanya anak kecil, orang dewasa juga banyak yang mengalami mabuk perjalanan seperti mual dan muntah. Simak cara mencegah mabuk perjalanan agar Anda tidak perlu takut bepergian ke luar kota.

Cara mencegah mabuk perjalanan ini bisa dilakukan tanpa menggunakan obat-obatan. Anda bisa menggunakan bahan alami dan cara sederhana untuk mencegah dan mengatasi mabuk perjalanan.

Mabuk perjalanan adalah gangguan yang sangat umum pada telinga bagian dalam. Hal ini disebabkan oleh gerakan berulang dari kendaraan atau gerakan lain yang mengganggu telinga bagian dalam. Beberapa orang mengalami mabuk perjalanan seperti mual dan muntah saat naik pesawat, mobil, atau wahana taman hiburan.

Sebuah studi berjudul “Are There Side Effects to Watching 3D Movies? A Prospective Crossover Observational Study on Visually Induced Motion Sickness” mengatakan bahwa menonton film tiga dimensi pun bisa menyebabkan kondisi ini terjadi.

Penyebab mabuk perjalanan

Dilansir dari Medical News Today, gerak dirasakan oleh otak melalui jalur yang berbeda dari sistem saraf termasuk telinga bagian dalam, mata, dan jaringan permukaan tubuh. Ketika tubuh digerakkan dengan sengaja, misalnya saat berjalan, input dari semua jalur dikoordinasikan oleh otak kita.

Gejala mabuk perjalanan muncul ketika sistem saraf pusat menerima pesan yang bertentangan dari sistem sensorik yang meliputi telinga bagian dalam, mata, reseptor tekanan kulit, dan reseptor sensorik otot dan sendi. Sebagai contoh, jika seseorang duduk di perahu atau di dalam mobil (tidak melihat ke luar jendela), telinga bagian dalam merasakan gerakan ke atas dan ke bawah, ke kiri dan ke kanan, tetapi matanya melihat pandangan yang statis, seolah-olah tidak bergerak sama sekali. Dihipotesiskan bahwa konflik di antara input bertanggung jawab sebagai penyebab perjalanan.

Baca juga: Aturan perjalanan di bandara diperbarui, berlaku hingga 14 Juni

Gejala mabuk perjalanan

Gejala dari mabuk perjalanan bermacam-macam. Untuk gejala serius meliputi beberapa gejala berikut.

  • Mual
  • Muntah
  • Muka pucat
  • Berkeringat
  • Meneteskan air liur
  • Nafas pendek
  • Pusing
  • Kantuk

Selain itu, ada beberapa gejala mabuk perjalanan yang ringan lainnya, yaitu sebagai berikut.

  • sakit kepala
  • kegelisahan ringan
  • menguap

Simak cara mencegah mabuk perjalanan di halaman selanjutnya




TERBARU

[X]
×