Cara Membuat Ramuan Untuk Asam Urat, Catat Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita

Sabtu, 07 Januari 2023 | 06:45 WIB Sumber: KONTAN.co.id,Kompas.com
Cara Membuat Ramuan Untuk Asam Urat, Catat Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Simak cara membuat ramuan untuk mengatasi asam urat tinggi. Catat juga daftar sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat.

Ramuan untuk asam urat tinggi bisa menjadi solusi alternatif untuk mengobati asam urat selain obat dokter. Selain itu, ramuan ini juga bisa untuk mencegah asam urat kambuh.

Dilansir dari Kompas.com, ramuan untuk asam urat tinggi berasal dari bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Ramuan herbal kerap menjadi pilihan alternatif karena aman dikonsumsi dan memiliki efek samping yang minimal. Ada banyak tanaman herbal dan rempah-rempah yang efektif membantu menurunkan asam urat tinggi.

Berikut ramuan untuk asam urat tinggi dan cara membuatnya:

1. Ramuan lemon kunyit

Ramuan untuk asam urat yang pertama adalah lemon kunyit. Dilansir dari Kontan.co.id, ramuan lemon dan kunyit memiliki manfaat untuk menurunkan asam urat tinggi.

Cara membuat ramuan untuk asam urat ini cukup mudah, yakni: Campurkan air perasan lemon ke dalam air hangat Lalu, tambahkan dua sendok teh kunyit bubuk Beri satu sendok teh cuka apel Terakhir, aduk hingga merata. Anda bisa mengonsumsi ramuan ini sebanyak 2-3 kali sehari secara rutin.

Baca Juga: Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat, Cek Ramuan Untuk Asam Urat

2. Ramuan jahe mentimun

Ramuan untuk asam urat yang kedua adalah jahe mentimun. Rempah jahe memiliki banyak manfaat. Salah satunya untuk menurunkan asam urat. Jika dikombinasikan dengan mentimun, ramuan ini efektif untuk menurunkan asam urat tinggi.

Berikut cara membuat ramuan jahe mentimun untuk asam urat: Siapkan jahe 7 ons, mentimun 1 buah, seledri 2 batang, lemon setengah buah, dan secangkir air.

Cuci seluruh bahan dan potong mentimun dan seledri. Peras air lemon. Masukkan semua bahan ke dalam blender Blender hingga halus. Anda bisa mengonsumsinya pada pagi hari setelah sarapan.

3. Ramuan nanas dan jahe

Ramuan untuk asam urat yang ketiga adalah nanas dan jahe. Ramuan nanas dan jahe juga bisa menurunkan asam urat tinggi. Nanas mengandung bromelain yang bisa menghambat protein penyebab asam urat tinggi.

Selain itu, nanas juga memiliki sifat antiinflamansi alias anti-peradangan. Sementara itu, jahe memiliki efek farmakologis antiinflamansi yang mampu menurunkan asam urat tinggi.

Berikut cara membuat ramuan nanas dan jahe untuk asam urat tinggi:

  • Kupas dan iris nanas
  • Blender hingga halus
  • Tambahan jus ceri hitam, jus seledri, jahe, kunyit, dan madu sesuai selera.
  • Aduk hingga rata dan simpang ke dalam kulkas.

4. Ramuan daun ketumbar

Ramuan untuk asam urat yang keempat adalah daun ketumbar. Khasiat daun ketumbar juga dipercaya bisa menurunkan kadar asam urat tinggi. Hal ini karena daun ketumbar bersifat antioksidan.

Dikutip dari India Herals, berikut cara membuat ramuan daun ketumbar:  Ambil segenggam daun ketumbar Masukkan ke dalam dua gelas air Rebus selama 10 menit Saring airnya sebelum dikonsumsi.

5. Ramuan daun salam

Ramuan untuk asam urat yang kelima adalah daun salam. Tak hanya daun ketumbar, daun salam juga memiliki khasiat yang sama. Daun salam bisa diolah dalam bentuk ramuan untuk mengatasi asam urat tinggi.

Berikut cara membuat ramuan daun salam untuk asam urat tinggi:

  • Ambil 15 lembar daun salam dan cuci dengan bersih
  • Rebus 3 gelas air putih hingga mendidih
  • Diamkan hingga menyisakan satu gelas air.

Ramuan herbal daun salam bisa dikonsumsi untuk dua kali minum.

Sayuran tidak boleh dimakan penderita asam urat

Sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat adalah sayur-mayur dengan kandungan purin tinggi. Tingginya kandungan purin bisa menyebabkan asam urat kambuh dan semakin parah.

Pasalnya, asam urat yang kambuh menimbulkan rasa nyeri yang menggangu aktivitas sehari-hari. Bahkan, asam urat yang tidak diatasi bisa menyebabkan kerusakan sendi secara permanen.

Asam urat juga bisa memicu gangguan kesehatan lain seperti radang sendi, penyakit ginjal dan penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk mengenali sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat.

Baca Juga: 6 Makanan yang Bisa Meningkatkan Kadar Asam Urat dalam Darah, Jangan Dimakan!

Sayuran dan makanan lain penyebab asam urat kambuh

Dilansir dari Kompas.com, berikut sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat:

1. Asparagus

Sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat yang pertama adalah asparagus. Asparagus mengandung purin yang sedang. Batasan konsumsinya disarankan tidak lebih dari 85 gram dalam sehari dan tidak lebih dari lima kali dalam seminggu.

Meski begitu, mengonsumsi asparagus sebagai sumber vitamin B-6, E dan C juga dapat dijadikan sebagai pola makan yang sehat. Caranya yang paling aman adalah dengan mengombinasikan asparagus dengan sayuran lain seperti bawang-bawangan atau okra.

Baca Juga: Beda Dengan Asam Urat, Ini Obat Rematik Yang Tak Perlu Dibeli Di Apotik

2. Kembang kol

Sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat kedua adalah kembang kol. Batasan mengonsumsi kembang kol yang disarankan adalah 85 gram dan tidak boleh terlalu sering mengonsumsinya.

Sebagai pengganti kembang kol, akan lebih aman jika mengonsumsi brokoli, karena sayuran berwarna hijau ini memiliki kadar purin yang rendah.

3. Jamur

Sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat ketiga adalah jamur. Jamur mengandung purin yang tinggi. Pasien asam urat disarankan makan jamur tidak lebih dari 85 gram dan maksimal lima kali dalam seminggu.

4. Bayam

Sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat keempat adalah bayam. Bayam diketahui mengandung purin dalam jumlah sedang. Ketika dikonsumsi berlebihan maka dampaknya bisa memicu asam urat melonjak.

5. Kacang polong

Sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat kelima adalah kacang polong. Kacang polong sering dijumpai dalam sajian tumis-tumisan. Jenis sayuran renyah yang satu ini juga tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan.

Batasan konsumsi yang aman adalah 85 gram dan tidak lebih dari lima kali dalam seminggu. Agar asam urat aman terkendali, kita dapat menggantinya dengan sayuran lain yang lebih rendah purin seperti wortel, zucchini atau seledri batang yang lebih aman.

Pantangan lain penderita asam urat

Diberitakan Kontan.co.id sebelumnya, berikut daftar pantangan penderita asam urat:

Udang

Pantangan penderita asam urat yang pertama adalah udang. Livestrong.com menyebutkan bahwa udang merupakan salah satu seafood yang perlu Anda hindari untuk mengurangi jumlah asam urat. Anda bisa mendapat 273.2 mg purin dari mengonsumsi 3.5 ons udang. Jadi, Anda perlu menggantinya dengan bahan makanan lain yang lebih sehat.

Jeroan dan daging Sapi

Pantangan penderita asam urat yang kedua adalah jeroan sapi. Dalam 3.5 ons ginjal sapi, Anda bisa mendapatkan 174.2 mg purin. Daging sapi juga memiliki banyak purin. Artinya, Anda perlu mewaspadai konsumsi jenis makanan tersebut.

Jeroan Ayam

Pantangan penderita asam urat yang ketiga adalah jeron ayam. Dalam 3.5 ons hati ayam mengandung 312.2 mg purin. Alih-alih mengonsumsi bagian ayam tersebut, cobalah untuk mengonsumsi bagian ayam lain yang mengandung lebih sedikit purin, misalnya dada, paha, atau sayap ayam.

Kerang

Pantangan penderita asam urat yang keempat adalah kerang. Meski memiliki banyak nutrisi, Anda bisa menemukan 184.5 mg purin dalam 3.5 ons kerang. Tak ada salahnya untuk mengganti kerang dengan jenis makanan lain yang lebih baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Ikan Teri

Pantangan penderita asam urat yang kelima adalah ikan teri. Mengutip dari Livestrong.com, jumlah purin dalam tubuh bisa bertambah sebanyak 303.9 mg jika Anda mengonsumsi 3.5 ons ikan teri. Tidak hanya itu, ikan teri juga dipenuhi dengan sodium. Mengonsumsi 3.5 ons ikan teri dapat memenuhi kebutuhan sodium harian tubuh hingga 153%.

Itulah sayuran yang tidak boleh dimakan penderita asam urat serta daftar ramuan untuk asam urat tinggi dan cara membuatnya. Jika sakit berlanjut hubungi dokter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru