kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Cara membedakan motorik halus dan kasar pada anak


Kamis, 26 November 2020 / 04:45 WIB
Cara membedakan motorik halus dan kasar pada anak


Penulis: Tiyas Septiana

Motorik halus dibutuhkan untuk kegiatan yang membutuhkan otot halus atau intrinsik pada tangan. 

Mengutip dari Healthline, otot-otot tersebut berperan penting dalam kegiatan yang berhubungan dengan tangan dan jari. 

Baca Juga: Ini 5 perbedaan seleksi PPPK 2021 untuk guru honorer

Kegiatan yang berhubungan dengan motorik halus diantaranya.

  • Memegang pensil
  • Menulis
  • Bermain dengan lego
  • Memotong
  • Mengancing pakaian

Motorik halus anak berkembang sesuai dengan umur anak. Pada umur 0 hingga 6 bulan, anak mulai mengamati pergerakan jari mereka. Mereka mulai memindahkan objek dari tangan satu ke yang lainnya. 

Pada umur tersebut, anak juga mulai memegang tangan dan mengambil mainan.

Di umur 6 bulan hingga 1 tahun, anak mulai bisa meremas berbagai benda. Mereka bisa memasukkan sesuatu pada wadah. 

Di umur ini jugalah anak belajar membalik lembaran buku dan memegang makanan.

Dengan latihan yang beragam, motorik halus anak akan berkembang. Anak perlahan bisa memegang pensil, menggunting, hingga bermain dengan lego.

Selanjutnya: 4 Cara asik melatih motorik halus anak dengan permainan sederhana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×