kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Bukan pagi, ini waktu tepat berjemur di bawah sinar matahari untuk dapat vitamin D


Kamis, 06 Mei 2021 / 12:01 WIB
ILUSTRASI. Bukan pagi, ini waktu tepat berjemur di bawah sinar matahari untuk dapat vitamin D


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Berjemur di bawah sinar matahari dapat meningkatkan asupan vitamin D yang penting untuk menjaga ketahanan tubuh guna mencegah Covid-19. Kapan saat yang tepat untuk berjemur di bawah sinar matahari?

Kita selama ini dianjurkan berjemur di bawah sinar matahari pada pagi hari untuk mendapatkan asupan vitamin D optimal. Biasanya disarankan untuk berjemur ketika matahari mulai naik sampai maksimal pukul 10 pagi. Sebaliknya, sinar matahari pukul 12 siang dianggap berbahaya bagi kulit dan dapat memicu kanker.

Namun, mitos ini ternyata salah karena sinar matahari yang terpancar ketika tengah hari memiliki efek terbaik dibandingkan waktu-waktu lainnya. Khususnya jika tujuan kita untuk produksi vitamin D dalam tubuh.

Dokter spesialis penyakit dalam Jeffri Aloys Gunawan, Sp.PD, CH, CHt, mengatakan ada waktu spesifik untuk mendapatkan hasil optimal. Waktu antara pukul 10 pagi sampai 1 siang paling direkomendasikan berdasarkan penelitian terbaru di dunia kedokteran.

"Pukul 12 siang paling bagus untuk berjemur jika ingin mendapatkan vitamin D yang tercukupi dan tidak menyebabkan kanker seperti kata mitos," terangnya saat virtual press conference peluncuran produk Holisticare D3 1000 pada Rabu (5/5/2021).

Baca juga: 10 Aktivitas pagi yang bisa membantu menurunkan berat badan

Alasannya karena gelombang sinar ultraviolet B (UV B) dalam level terbaik, yakni 320 nanometer. Adapun panjang gelombang paling ideal untuk kesehatan tubuh berkisar 280 sampai 320 nanometer.

Lebih dari itu, tambah eff, tidak direkomendasikan karena dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk menghindari matahari setelah pukul 13.00.

Ia menyarankan untuk berjemur selama 10 sampai 30 menit ketika matahari mencapai puncaknya untuk asupan vitamin D yang cukup. Akan lebih baik jika mengenakan pakaian terbuka sehingga semua bagian kulit terpapar sinar matahari.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×