Bukan hanya bintik merah, ini ciri demam berdarah pada anak yang harus diwaspadai

Jumat, 26 November 2021 | 06:34 WIB Sumber: Kompas.com
Bukan hanya bintik merah, ini ciri demam berdarah pada anak yang harus diwaspadai

ILUSTRASI. Bukan hanya bintik merah, ini ciri demam berdarah pada anak yang harus diwaspadai

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Musim hujan tiba, orang tua harus mengenali ciri-ciri demam berdarah dengue (DBD) pada anak. Pasalnya, demam berdarah dengue rentan terjadi pada anak-anak di awal musim hujan.

Demam berdarah merupakan salah satu masalah kesehatan yang rawan menyerang anak-anak di musim hujan. Mengenali ciri-ciri demam berdarah akan mempercepat anak mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Ciri-ciri demam berdarah pada anak terkadang mirip dengan flu, sehingga masalah kesehatan ini terlambat terdeteksi. Padahal, penanganan medis yang tepat penting untuk mengatasi demam berdarah.

Untuk meningkatkan kesadaran akan gangguan kesehatan akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti, kenali beberapa ciri penyakit demam berdarah pada anak, cara penanggulangannya, dan berapa lama perlu diwaspadai penyakit ini.

Baca Juga: Musim hujan tiba, kenali ciri-ciri terkena DBD pada anak-anak selain demam tinggi

Ciri demam berdarah pada anak-anak

Melansir Baby Center, ada beberapa ciri demam berdarah pada anak yang biasa dirasakan penderitanya. Berikut ciri-ciri penyakit demam berdarah pada anak:

  •     Demam tinggi, suhu tubuh bisa mencapai 40 derajat Celcius
  •     Rewel dan gelisah
  •     Badan lemas dan sering mengantuk
  •     Sering menangis
  •     Gusi berdarah atau mimisan
  •     Ruam muncul di kulit
  •     Sering muntah, hingga tiga kali sehari
  •     Bagian belakang mata sakit, terutama saat bola mata digerakkan
  •     Badan pegal karena nyeri otot dan persendian
  •     Sakit kepala
  •     Tidak nafsu makan, atau enggan menyusui
  •     Mual

Ciri-ciri demam berdarah pada anak biasanya muncul antara empat sampai sepuluh hari setelah anak digigit nyamuk Aedes Aegypti yang terinfeksi virus dengue. Oleh karena itu, kita harus selalu mengecek kondisi anak jika ada gangguan kesehatan.

Cara mengobati demam berdarah pada anak

Jika Anda menemukan beberapa ciri-ciri demam berdarah pada anak, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan. Selain melakukan pemeriksaan fisik, dokter biasanya juga menyarankan tes darah untuk memastikan diagnosis.

Tidak ada obat khusus untuk demam berdarah. Dokter biasanya meresepkan parasetamol untuk mengurangi demam dan menghilangkan rasa sakit. Anda juga bisa mencoba beberapa cara mengatasi demam berdarah pada anak berikut ini:

  •     Pastikan anak Anda cukup istirahat
  •     Beri anak Anda banyak cairan untuk diminum agar tidak dehidrasi
  •     Berikan makanan yang bergizi agar proses pemulihan dapat berjalan dengan optimal
  •     Kompres demam anak agar suhu tubuhnya cepat turun

Selain cara di atas, orang tua dan pengasuh juga perlu mewaspadai perubahan kondisi tubuh anak saat menjalani proses pemulihan saat terkena demam berdarah.

Kapan perlu diwaspadai ciri-ciri demam berdarah pada anak?

Saat anak terkena demam berdarah, orang tua dan pengasuh tidak boleh gegabah. Pasalnya, demam berdarah memiliki fase yang mirip dengan pelana kuda. Pada tahap awal penyakit, pasien akan tampak sangat sakit dan kemudian demam akan turun, sehingga banyak orang menganggap penyakitnya sudah sembuh.

Ketika demam turun di bawah 38 derajat Celcius, terkadang beberapa pasien demam berdarah yang tidak mendapatkan perawatan medis yang tepat mulai mengalami komplikasi yang berpotensi fatal.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Anda perlu segera membawa anak Anda ke rumah sakit jika gejala demam berdarah pada anak menyebabkan:

  • Sakit perut parah
  • Muntah terus menerus
  • Napas menjadi pendek atau cepat
  • Muntah darah
  • Gelisah terus menerus
  • Sangat lemah atau tidak sadar

Beberapa ciri demam berdarah pada anak di atas menunjukkan bahwa demam berdarah sedang memasuki fase kritis. Pada fase kritis DBD ini, penderita demam berdarah memerlukan observasi dan perawatan medis yang tepat setidaknya selama 24-48 jam. Tujuannya, untuk mencegah komplikasi hingga kematian.

Itulah beberapa ciri-ciri penyakit demam berdarah pada anak. Saat musim hujan tiba, kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk mendeteksi ciri-ciri demam berdarah pada anak.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "12 Gejala DBD (Demam Berdarah) pada Anak yang Pantang Disepelekan",


Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

 

 

Selanjutnya: Generasi Z dan Milenial merupakan pihak yang paling terdampak pandemi Covid-19

Editor: Adi Wikanto
Terbaru