Brokoli terbukti mengurangi gula darah, ini cara penyajiannya

Rabu, 02 Juni 2021 | 19:44 WIB   Reporter: SS. Kurniawan
Brokoli terbukti mengurangi gula darah, ini cara penyajiannya

ILUSTRASI. Brokoli mengandung sulforaphane yang memiliki sifat penurun gula darah.

KONTAN.CO.ID - Bagi penderita pradiabetes, diabetes, atau kondisi lain yang memengaruhi gula darah, diet adalah bagian utama dari menjaga kadar gula darah yang sehat. Brokoli bisa menjadi pilihan.

Meskipun faktor-faktor, seperti berat badan, aktivitas, stres, dan genetika, juga berperan dalam pemeliharaan gula darah, melakukan diet sehat sangat penting untuk mengontrol gula darah.

Sementara beberapa makanan bisa berkontribusi pada fluktuasi gula darah, yang lain bisa mengoptimalkan kontrol gula darah sambil meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Misalnya, brokoli dan kecambah brokoli. Mengutip Healthline, makanan ini mengandung sulforaphane, yakni jenis isothiocyanate yang memiliki sifat penurun gula darah.

Baca Juga: Mengontrol gula darah, ini 6 manfaat daun pepaya bagi kesehatan

Sulforaphane dihasilkan ketika brokoli dicincang atau dikunyah karena reaksi antara senyawa glukosinolat yang disebut glukoraphanin dan enzim myrosinase. Keduanya terkonsentrasi di brokoli.

Penelitian atas hewan dan manusia menunjukkan, ekstrak brokoli kaya sulforaphane memiliki efek antidiabetes yang kuat, membantu meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi gula darah dan penanda stres oksidatif.

Sementara kecambah brokoli adalah sumber glukosinolat terkonsentrasi seperti glukoraphanin, dan terbukti membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2 ketika diekstrak.

Cara terbaik untuk meningkatkan ketersediaan sulforaphane adalah dengan menikmati brokoli dan kecambah brokoli mentah atau dikukus ringan, atawa menambahkan sumber aktif myrosinase seperti bubuk biji mustard ke brokoli yang dimasak.

Selanjutnya: 5 Pantangan diabetes ini perlu Anda hindari, apa saja?

Editor: S.S. Kurniawan
Terbaru