Bisa Menurunkan Gula Darah, 9 Sayuran Ini Aman dan Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes

Rabu, 07 Desember 2022 | 15:16 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Bisa Menurunkan Gula Darah, 9 Sayuran Ini Aman dan Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes

ILUSTRASI. Kacang panjang, sayuran yang baik dan aman dikonsumsi penderita diabetes.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penderita diabetes harus menjalankan diet sehat dan seimbang. Ini 9 sayuran yang baik dan aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. 

Diabetes, penyakit yang bisa menyerang siapa saja tanpa. 

Baca Juga: Selain Jus Nanas, Ini Jus yang Efektif Membakar Lemak dan Menurunkan Berat Badan

Diabetes merupakan gangguan metabolisme menahun akibat pankreas tidak bisa memproduksi insulin secara cukup atau tidak bisa menggunakan insulin yang sudah diproduksi secara efektif. 

Mengutip dari Kompas.com, seseorang yang menderita diabetes akan menunjukkan sejumlah gejala seperti: 

  • Sering buang air kecil 
  • Sering haus 
  • Mudah lapar 
  • Penglihatan kabur 
  • Tangan dan kaki sering kesemutan 
  • Berat badan turun drastis tanpa sebab

Ahli kesehatan menyarankan penderita diabetes untuk melakukan diet yang tepat. 

Alasannya, menjaga pola makan bisa membantu menurunkan sekaligus mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes. 

Penderita diabetes wajib menjaga kadar gula darah tetap stabil agar tidak memicu komplikasi penyakit. 

Saat kadar gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah penderita diabetes akan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, dan disfungsi seksual. 

Sayuran yang baik dikonsumsi penderita diabetes 

Sayuran salah satu makanan yang sebaiknya dimasukkan ke dalam menu diet harian penderita diabetes. 

Sayuran yang kaya antioksi dan serat baik dikonsumsi penderita diabetes karena bisa membantu menurunkan gula darah tinggi. 

Berikut sayuran yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes: 

1. Bayam  

Kandungan serat dalam bayam mencegah lonjakan gula darah.  Sedangkan, polifenol dan vitamin C berperan dalam mengatur gula darah.   

Bayam juga mengandung magnesium yang bisa mencegah penyakit diabetes.   

2. Kale  

Kale memiliki serat tinggi yang membuat perut merasa kenyang lebih lama.    

Kale juga tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.   

3. Buncis  

Kandungan serat dalam buncis bisa memperlambat penyerapan glukosa.   

4. Terong cepoka   

Terong capoka alias takokak baik dikonsumsi penderita diabetes.  Mengutip dari Grid.id, terong capoka mengandung antioksidan, vitamin A, torvogenin, chlorogenin, dan sisalogenone.    

Kandungan dalam terong capoka tersebut bisa membantu menurunkan gula darah pada penderita diabetes. 

5. Kubis  

Kubis mengandung serat tinggi yang efektif menjaga kadar gula darah tetap normal pada penderita diabetes.  

6. Pare  

Merangkum dari WebMD, pare baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.    

Sayuran yang memiliki rasa pahit ini mengandung vitamin A, C, beta karoten, zat besi, dan kalsium.     

Pare mengandung senyawa yang berperan seperti insulin, bisa membantu menurunkan kadar gula darah.     

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pare membuat lebih banyak glukosa masuk ke dalam sel, kemudian tubuh memprosesnya dan menyimpannya di hati, otot, dan lemak.     

Pare bisa mencegah tubuh Anda mengubah nutrisi yang disimpan menjadi glukosa dan melepaskannya ke dalam darah.

7. Jengkol 

Kandungan vitamin A, C, B, fosfor, tanin, minyak atsiri, dan serat dalam jengkol berperan untuk mengontrol kadar gula darah.

8. Kembang kol 

Kembang kol memiliki skor indeks glikemik rendah yakni 5-15. Artinya, kembang kol aman dikonsumsi penderita diabetes. 

Selain itu, kandungan serat dalam kembang kol membuat perut terasa kenyang lebih lama dan melancarkan pencernaan. 

9. Kacang panjang 

Melansir dari buku berjudul Terapi Jus Buah & Sayur, kacang panjang baik dikonsumsi penderita diabetes.  

Sebab, kacang panjang mengandung serat, vitamin C, dan magnesium yang berperan untuk mengontrol kadar gula dalam darah. 

Baca Juga: Mencegah Darah Tinggi, Ini Manfaat Genjer untuk Kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru