kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.001,79   8,19   0.82%
  • EMAS1.199.000 0,50%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bisa mengganggu sistem syaraf, ini ciri-ciri kekurangan vitamin B12


Senin, 10 Mei 2021 / 05:38 WIB
Bisa mengganggu sistem syaraf, ini ciri-ciri kekurangan vitamin B12
ILUSTRASI. kaki kesemutan, salah satu ciri-ciri kekurangan vitamin B12


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Vitamin B12 adalah salah satu vitamin yang dibutuhkan untuk kesehatan badan dan sistem syaraf. Waspadai ciri-ciri kekurangan vitamin B12 agar tidak menimbulkan efek samping.

Vitamin B12 atau dikenal juga sebagai cobalamin adalah vitamin penting yang larut dalam air. Merangkum WebMD, vitamin ini di memainkan peran penting dalam produksi sel darah merah. Selain itu, vitamin B12 diperlukan untuk mendukung kesehatan sistem saraf.

Vitamin B12 secara alami dapat ditemukan dengan mudah dalam makanan hewani, termasuk daging, ikan, unggas, telur, dan produk susu. Tapi, vitamin B12 juga dapat ditemukan pada produk yang diperkaya nutrizi ini, seperti beberapa jenis roti dan susu nabati.

Sayangnya, kekurangan vitamin B12 dilaporkan sering terjadi, terutama pada kelompok orang lanjut usia (lansia). Seseorang pada dasarnya menjadi berisiko mengalami defisiensi vitamin B12 jika tidak mendapatkan cukup vitamin ini dari makanan atau tidak mampu menyerap cukup vitamin ini dari makanan yang dikonsumsi.

Selain lansia, berikut ini adalah beberapa orang yang berisiko mengalami kekurangan vitamin B12:

  • Orang yang pernah menjalani operasi pengangkatan bagian usus yang menyerap vitamin B12
  • Orang yang mengonsumsi obat metformin untuk diabetes
  • Orang yang mengikuti pola makan vegan yang ketat
  • Orang yang mengonsumsi obat antasid jangka panjang untuk keluhan heartburn

Baca juga: Bukan pagi, ini waktu tepat berjemur di bawah sinar matahari untuk dapat vitamin D

Sayangnya, ciri-ciri kekurangan vitamin B12 membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk muncul, dan mendiagnosisnya bisa jadi sulit.

Ciri-ciri vitamin B12 terkadang bisa disalahartikan sebagai kekurangan vitamin B9 (folat). Tingkat vitamin B12 yang rendah memang bisa menyebabkan kadar folat dalam darah turun.

Namun, jika Anda memiliki kekurangan vitamin B12, mengoreksi kadar folat yang rendah mungkin hanya akan menutupi kekurangan tersebut dan gagal untuk memperbaiki masalah yang mendasarinya.

Gejala kekurangan vitamin B12

Melansir Health Line, ada beragam kondisi yang bisa dicurigai sebagai gejala kekurangan vitamin B12 untuk diwaspadai. Berikut ini beberapa gejala kekurangan vitamin B12:

1. Kulit pucat atau mengalami penyakit kuning

Orang yang kekurangan vitamin B12 sering kali menunjukkan ciri-ciri berupa kulit pucat atau memiliki sedikit semburat kuning pada kulit dan bagian putih mata, suatu kondisi yang dikenal sebagai penyakit kuning (jaundice).

Ciri-ciri ini terjadi ketika kekurangan vitamin B12 menyebabkan masalah dengan produksi sel darah merah dalam tubuh Anda. Vitamin B12 memainkan peran penting dalam produksi DNA yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah. Tanpanya, instruksi untuk membangun sel tidak lengkap dan sel tidak dapat membelah.

Hal ini bisa menyebabkan jenis anemia yang disebut anemia megaloblastik, di mana sel darah merah yang diproduksi di sumsum tulang menjadi berukuran besar dan rapuh. Sel darah merah ini terlalu besar untuk dikeluarkan dari sumsum tulang dan masuk ke peredaran darah.

Oleh karena itu, Anda tidak memiliki banyak sel darah merah yang beredar di sekitar tubuh Anda, dan warna kulit Anda bisa tampak pucat. Kerapuhan sel-sel ini juga berarti banyak dari mereka yang rusak, menyebabkan kelebihan bilirubin.

Bilirubin adalah zat berwarna agak merah atau coklat yang diproduksi oleh hati saat memecah sel darah tua. Bilirubin dalam jumlah besar membuat kulit dan mata Anda berwarna kuning.




TERBARU
Kontan Academy
Storytelling with Data (Data to Visual Story) Mastering Corporate Financial Planning & Analysis

[X]
×