kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Bisa berlangsung lebih dari 120 hari, waspadai gejala long Covid-19 pada anak


Kamis, 01 Juli 2021 / 11:04 WIB
ILUSTRASI. Meski tidak bisa digunakan untuk mencegah seluruh virus, tapi penggunaan masker bisa menurunkan kerasnya gejala saat terinfeksi virus tersebut./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/18/01/2021.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Gejala-gejala tersebut dapat muncul beberapa minggu setelah infeksi awal, bahkan jika infeksi awal ringan atau tanpa gejala sekalipun. Selain itu, gejalanya juga dapat berubah seiring berjalannya waktu. 

Meskipun banyak perhatian seputar long Covid-19 terfokus pada orang dewasa, penelitian awal berjudul “Post-COVID-19 Syndrome: The Persistent Symptoms at the Post-viral Stage of the Disease. A Systematic Review of the Current Data” menunjukkan bahwa hal itu juga dapat mempengaruhi anak-anak. Dalam kasus ini, banyak anak dengan gejala ringan yang mengalami long Covid-19. 

Para peneliti masih bekerja untuk mengungkap penyebab long Covid-19 dan mengidentifikasi pendekatan pengobatan yang paling efektif pada anak.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Waspada Gejala Long Covid-19 pada Anak"
Penulis : Galih Pangestu Jati
Editor : Galih Pangestu Jati

Selanjutnya: Tidak semua flu adalah positif Covid-19, ini cara membedakan gejalanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

[X]
×