kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.020   39,00   0,22%
  • IDX 5.916   40,29   0,69%
  • KOMPAS100 770   5,43   0,71%
  • LQ45 584   2,70   0,46%
  • ISSI 205   1,22   0,60%
  • IDX30 331   1,85   0,56%
  • IDXHIDIV20 408   2,21   0,55%
  • IDX80 87   0,50   0,57%
  • IDXV30 110   0,09   0,09%
  • IDXQ30 107   0,43   0,40%

Begini 5 cara mengontrol kadar asam urat dalam tubuh


Jumat, 25 Desember 2020 / 11:28 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Penderita asam urat disarankan mengonsumsi karbohidrat kompleks. Konsumsi karbohidrat lebih dari 100 gram per hari. Pilihannya bisa nasi beras meras, ubi, singkong, dan roti gandum. 

Hindari makanan yang mengandung karbohidrat sederhana sejenis fruktosa seperti permen, gulali, dan sirup. 

Baca Juga: 6 Jus buah dan sayur yang bermanfaat sebagai obat herbal untuk darah tinggi

3. Menyesuaikan asupan dan kebutuhan energi 

Penderita asam urat perlu mengetahui dengan pasti jumlah kebutuhan asupan energi atau kalori yang dikonsumsi sehari-hari. Jumlah tersebut biasanya disesuaikan dengan usia, tinggi badan, berat badan, dan jenis aktivitas sehari-hari. 

Pasokan asupan yang terlalu banyak kalori bisa menumpuk dalam tubuh dan memengaruhi kondisi kesehatan secara keseluruhan. 

Baca Juga: Makanan yang baik dan buruk untuk dikonsumsi penderita asam urat

4. Mengurangi konsumsi lemak 

Atur porsi lemak agar porsinya hanya 10-15 persen dari total kebutuhan kalori atau energi. Makanan yang tinggi lemak seperti jeroan, makanan laut, masakan bersantan, gorengan, dan mentega sebaiknya dihindari. 

Makanan tinggi lemak dapat menghambat ekskresi (pengeluaran) asam urat melalui urine. 




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×