kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Banyak yang salah memakai masker, ini panduan dari Satgas Covid-19


Sabtu, 20 Februari 2021 / 05:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Selain dengan cara yang benar, Wiku menyebut bahwa masker harus digunakan secara konsisten. Penggunaan masker hendaknya dilakukan di tempat umum, ketika bertemu dengan orang yang tidak tinggal serumah, di dalam rumah, maupun saat merawat pasien Covid-19.

"Dengan kepatuhan memakai masker yang semakin meningkat harapannya dapat menurunkan angka penularan di masyarakat sehingga kasus positif Covid-19 dapat segera turun hingga tidak ada sama sekali," kata dia.

Baca juga:Tak ada deman, ini 4 gejala baru terinfeksi virus corona hasil mutasi

Selain itu, masyarakat juga harus menghindari kesalahan pemakaian masker. Berikut kesalahan penggunaan masker yang berisiko meningkatkan penularan Covid-19"

  1. Penggunaan masker yang memiliki katup udara. Sebab, keberadaan katup pada masker bisa menjadi celah masuknya virus.
  2. Penggunaan masker medis secara bersamaan. Menggabungkan 2 masker medis, tak dapat meningkatkan filtrasi virus.
  3.  Melapisi masker KN95 dengan masker lainnya. Masker jenis ini cukup digunakan secara tunggal.

Itulah panduan penggunaan masker. Tetap patuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker untuk mencegah penularan virus corona.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ternyata, Penggunaan Masker seperti Ini Kurang Tepat Menurut Satgas Covid-19",


Penulis : Fitria Chusna Farisa
Editor : Icha Rastika

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Selanjutnya: Varian baru virus corona munculkan gejala Covid-19 yang semakin aneh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×