kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Awas, mager bikin sakit di kaki


Selasa, 18 Oktober 2016 / 11:33 WIB
Awas, mager bikin sakit di kaki


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Gaya hidup kurang bergerak memang bisa mengundang berbagai masalah kesehatan. Salah satu keluhan yang sering dialami mereka yang banyak duduk  alias malas gerak / mager adalah rasa nyeri di bagian kaki.

Ada banyak penyebab nyeri pada kaki. Namun, menurut Mayiclinic.com, rasa sakit yang muncul setelah kita berdiri atau duduk terlalu lama biasanya disebabkan oleh penumpukan cairan di bagian vena kaki.

Kondisi itu terjadi jika katup di pembuluh vena kaki tidak bekerja dengan optimal untuk menjaga aliran darah dari kaki ke jantung. Akibatnya, darah berkumpul di kaki dan telapak kaki sehingga terjadi pembengkakan dan rasa nyeri. Gejalanya antara lain sensasi rasa terbakar atau seperti kram, terutama di bagian betis.

Peradangan garis-garis membiru di bagian betis ke atas, ini sebenarnya adalalh pembuluh darah yang penuh dengan darah.

Gejala lainnya adalah kaki merasa berat dan tidak nyaman, kaki dan bagian tumit bengkak, serta kram.

Bila rasa nyeri tersebut menetap, sebaiknya periksakan ke dokter. Penggunaan kompres khusus di bagian lutut bisa membantu mengurangi penumpukan cairan di kaki.

(Lusia Kus Anna)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×