Awas! Ini 6 Kebiasaan Minum Kopi yang Bisa Bikin Berat Badan Naik

Senin, 23 Mei 2022 | 14:08 WIB Sumber: Kompas.com
Awas! Ini 6 Kebiasaan Minum Kopi yang Bisa Bikin Berat Badan Naik

ILUSTRASI. Kopi dengan susu berlebihan bisa menaikkan berat badan.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kopi mengandung kafein yang bisa membantu menurunkan berat badan bila dikonsumsi dengan benar. Awas! Ini 6 kebiasaan minum kopi yang bisa menaikkan berat badan.  

Peningkatan berat badan bisa disebabkan oleh kebiasaan sepele yang tidak sehat, tapi dilakukan setiap hari. 

Baca Juga: Kopi Hitam Efektif Menurukan Risiko Asam Urat, Benarkah?

Apabila kita sudah berolahraga teratur, memerhatikan asupan makanan dengan baik, dan menjalani pola hidup sehat lain namun berat badan masih bertambah, bisa jadi ada sesuatu yang kita lewatkan. 

Meminum kopi dengan tambahan gula secara rutin --misalnya, mampu memicu kenaikan berat badan. 

Di bawah ini terdapat beberapa kebiasaan mengonsumsi kopi yang berpotensi menambah berat badan kita. Cek apakah Anda juga melakukannya? 

1. Selalu harus manis 

Salah satu kebiasaan yang sulit dihentikan dalam meminum kopi adalah menambahkan banyak pemanis dan sirup. 

"Vanilla latte, mocha, dan minuman kopi lainnya mengandung banyak gula tambahan," kata ahli diet berlisensi, Diana Gariglio-Clelland RD, BSc. 

Gula tambahan menyumbang kalori 'kosong' yang dapat menyebabkan penambahan berat badan, serta mengganggu keseimbangan gula darah yang memicu keinginan mengonsumsi gula. 

Dewan ahli medis dan penulis buku "Slimdown with Smoothies, Laura Burak, MS, RD menerangkan, tambahan gula pada kopi adalah kebiasaan buruk yang menyebabkan berat badan naik secara tak terduga. 

"Banyak orang lebih suka rasa manis daripada pahitnya kopi, jadi mereka menambahkan gula, terkadang sampai mengubah rasa kopi," ucap Burak. 

Nah, kebiasaan ngopi seperti ini dapat menambah jumlah gula dan kalori yang signifikan. 

2. Tambahan susu dan krimer berlebihan 

Perhatikan berapa banyak krimer dan susu yang kita tambahkan ke dalam secangkir kopi. 

Sebab, kedua bahan tersebut bisa menyebabkan kenaikan berat badan. 

"Krimer kopi dapat menambahkan lebih banyak gula, kalori, dan lemak ke dalam secangkir kopi harian," sebut Burak. 

"Penting untuk membatasi jumlah krimer yang kita gunakan atau mencari krimer dengan lebih sedikit gula dan lemak." 

3. Menambahkan topping pada kopi 

Bukan hanya krim tambahan dan sirup manis yang bisa menambah kalori dalam kopi kita, tapi juga toppingnya. 

"Banyak kedai kopi menambahkan topping ke kopi seperti sprinkle, krim kocok, sirup, dan saus, yang meningkatkan kandungan kalori, gula, dan lemak dari secangkir kopi," papar Burak. 

Menurut dia, banyak kedai kopi yang memiliki kalori dan gula melebihi sebagian besar makanan. 

4. Minum kopi sebagai pengganti sarapan 

Kesibukan membuat kita tidak sempat sarapan dan makan siang, sehingga kita hanya membuat kopi untuk mengganjal perut. 

Hal ini dapat berdampak negatif apabila sering dilakukan. Sebab, Burak menuturkan bahwa meminum kopi sebagai pengganti sarapan atau makan siang dapat meningkatkan masalah terkait kebutuhan gizi. 

"Kopi tidak bisa menjadi pengganti makanan yang mencukupi. Pastikan untuk makan makanan saat kita lapar dan tingkatkan kualitas tidur jika kita sangat lelah, daripada meminum secangkir kopi," katanya. 

5. Minum kopi dalam kondisi perut kosong 

"Ketika kita minum kopi dalam kondisi perut kosong, gula dalam kopi akan masuk ke aliran darah kita lebih cepat dan memberikan efek buruk pada tubuh," papar ahli diet Amelia Brown, RD. 

Saat gula memasuki tubuh lebih cepat, gula akan diserap dan disimpan di tubuh kita dan berkontribusi pada penambahan berat badan. 

Faktor lain yang perlu diperhatikan, mengonsumsi terlalu banyak gula di pagi hari dalam perut kosong dapat memengaruhi kebiasaan makan kita. 

"Penyerapan gula juga menyebabkan keinginan makan yang tidak sehat dan dapat membuat kita makan berlebihan, sehingga menambah berat badan kita" cetus Brown. 

6. Minum kopi sebelum tidur 

Secangkir kopi hangat di malam hari dapat mengganggu tidur kita karena kandungan kafeinnya. 

Kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi berat badan dengan meningkatkan hormon yang membuat kita merasa lapar dan mengurangi hormon yang membuat kita kenyang.

Baca Juga: Tanpa Diet! 7 Aktivitas yang Bisa Melunturkan Lemak Sekaligus Menurunkan Berat Badan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perhatikan, Kebiasaan Ngopi yang Bikin Berat Badan Naik", 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru