Alpukat Bisa Mencegah Kanker Payudara, Benarkah?

Selasa, 28 Desember 2021 | 18:03 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Alpukat Bisa Mencegah Kanker Payudara, Benarkah?

ILUSTRASI. Alpukat dianggap bisa menurunkan risiko kanker payudara.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Alpukat tidak hanya efektif menurunkan kolesterol dan berat badan. Kandungan alam alpukat efektif mencegah kanker payudara. 

Alpukat, buah padat nutrisi yang memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat alpukat adalah membantu menurunkan risiko kanker payudara. 

Baca Juga: Pisang Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan, Benarkah?

Mengutip dari Healthline, sebuah penelitian tentang potensi manfaat kesehatan dari alpukat, peniliti dari University of California, Los Angeles melihat bukti bahwa ekstrak tertentu dari alpukat bisa mengurangi pertumbuhan sel kanker prostat dan kanker mulut. 

Kajian tersebut menyimpulkan bahwa kandungan fitokimia yang membuat alpukat bisa mencegah kanker. Namun, masih sangat sedikit penelitian tentang kanker payudara. 

" Sampai saat ini tidak ada penelitian yang secara khusus yang menghubungkan alpukat dengan menurunnya risiko kanker payudara," kata Michelle Smekens, ND, FABNO, penyedia onkologi naturopati di Pusat Perawatan Kanker dari Pusat Medis Regional Midwestern Amerika. 

Alpukat dan kanker payudara 

Alpukat dianggap sebagai bagian dari diet yang bermanfaat bagi kesehatan payudara. 

Salah satu contoh diet sehat adalah diet Mediterania yang memasukkan bahan-bahan sayuran, buah, kacang, biji-bijian, dan protein tanpa lemak untuk dikonsumsi. 

" Perempuan yang mengonsumsi makanan tinggi lemak hewani memiliki peningkatan risiko kanker payudara," kata Smekens. 

" Diet mediterania tradisional, rendah lemak hewani dan tinggi lemak tak jenuh tunggal bisa menjelaskan mengapa diet khusus ini bermanfaat bagi kesehatan payudara," tambahnya. 

Kandungan alpukat 

Alpukat merupakan sumber lemak sehat yang baik dan mengandung nutrisi yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. 

Beberapa element nutrisi dalam alpukat telah terbukti membantu mengurangi risiko kanker payudara. 

" Minyak zaitun dan alpukat adalah makanan dengan kadar lemak tak jenuh tunggal yang tinggi. Penlitian sebelumnya telah menunjukkan penurunan risiko kanker payidara agresif pada perempuan yang mengonsumsi makanan kaya minyak zaitun," kata Smekens. 

Vitamin B 

Satu porsi alpukat mengandung sekitar 30% dari target harian folat dan jumlah vitamin B6 serta niasin. 

Sebuah laporan 2011 mengikuti tingkat kanker payudara selama sembilan tahun menunjukkan perempuan yang mengonsumsi lebih banyak vitamin B memiliki tingkat kanker payudara lebih rendah. 

Lutein 

Lutein merupakan karotenoid, pigmen tumbuhan alami yang ditemukan dalam alpukat. 

Sebuah penelitian tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Molecules menunjukkan lutein memiliki potensi memerangi kanker payudara. 

" Alpukat tinggi lutein yang juga terkait dengan kesehatan mata," kata Smekens. 

Sebuah penelitian di Cina tahun 2014 menunjukkan kadar serum lutein yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara sebesar 51%. 

Asupan diet lutein dan antioksidan alami lainnya juga bisa menurunkan risiko kanker payudara pada perempuan pascamenopause. 

Serat 

Satu cangkir alpukat mentah mengandung sekitar 10 gram serat alias sekitar 40% dari kebutuhan serat makanan harian. 

Menurut sebuah ulasan 2012, diet tinggi serat bisa membantu melindungi dari kanker payudara. 

Baca Juga: 3 Efek Samping Belimbing untuk Kesehatan, Salah Satunya Memicu Batu Ginjal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru