kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ada 5 Penyebab Pilek Sulit Sembuh dan Cara Mengatasinya


Sabtu, 02 September 2023 / 11:00 WIB
Ada 5 Penyebab Pilek Sulit Sembuh dan Cara Mengatasinya


Penulis: Bimo Kresnomurti

Penyebab Pilek Sulit Sembuh - JAKARTA. Ketahui Penyebab pilek sulit sembuh dalam jangka waktu lama. Anda tentu tidak asing dengan salah satu penyakit pernafasan yakni pilek atau flu.

Pilek merupakan kondisi medis umum yang disebabkan oleh infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas. Pilek dapat menyebabkan hidung tersumbat, hidung berair, bersin-bersin, sakit tenggorokan, batuk ringan, serta rasa tidak nyaman pada tenggorokan.

Gejala pilek biasanya berkembang secara perlahan-lahan selama beberapa hari dan berlangsung selama sekitar 7-10 hari.

Pilek dapat menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lain melalui tetesan udara yang keluar saat bersin atau batuk, atau melalui kontak dengan benda yang terkontaminasi oleh virus.

Baca Juga: 8 Manfaat Kaldu Ayam untuk Kesehatan dan Cara Membuat Kaldu Ayam yang Enak

Penyebab pilek tidak sembuh

Meskipun pilek biasanya tidak berbahaya, ada beberapa kondisi yang dapat memperburuk gejala pilek, seperti alergi, sinusitis, bronkitis, atau pneumonia.

Orang yang mengalami gejala pilek yang parah atau tidak kunjung sembuh setelah beberapa minggu harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Tentunya, kondisi pilek bergantung dari penanganan mulai dari istirahat hingga jenis pengobatan yang dipakai.

Nah, adapun cara terbaik untuk mengobati flu Anda adalah dengan mengelola gejalanya.

Baca Juga: Inilah 8 Cara Mengatasi Masuk Angin dan Gejala Awalnya

Intip beberapa penyebab pilek sulit sembuh dilansir dari Web MD sehingga Anda bisa mengevaluasi diri.

Penyebab Pilek Sulit Sembuh

1. Tidak Cukup Istirahat

Salah satu penyebab pilek sulit untuk sembuh adalah kurangnya tubuh untuk istirahat. Tidur membantu menjaga sistem kekebalan Anda bekerja sebagaimana mestinya.

Setelah gejala awal pilek muncul, Anda perlu mendapatkan tidur yang cukup untuk membantu tubuh Anda melawan virus.

Bahkan, melansir dari Web MD, Anda bisa mengambil waktu istirahat selama 3 hari pertama.

Sebuah studi menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 7 jam hampir tiga kali lebih mungkin sakit daripada orang yang tidur selama 8 jam atau lebih.

2. Karena Stres

Saat merasa panik tentang suatu masalah dan menambah beban pikiran akan memengaruhi sistem kekebalan. Anda tidak dapat melawan virus sebaik yang seharusnya.

Tentu, hal tersebut membuat Anda lebih mungkin terkena flu, dan begitu itu terjadi, gejala Anda akan menjadi lebih buruk.

Stres yang berkelanjutan membuat tubuh Anda kurang mampu merespons kortisol, hormon yang mengontrol respons tubuh Anda terhadap ancaman seperti virus penyebab flu biasa.

3. Dehidrasi

Salah satu penyebab pilek sulit sembuh adalah kekurangan cairan. Apabila Anda sakit, maka tubuh mudah mengalami dehidrasi.

Efek sakit tenggorokan saat terjadi pilek atau flu tentu membuat mulut kesulitan untuk menelan.

Demam mengeluarkan kelembapan dari tubuh sehingga kehilangan cairan saat tubuh akan membuat lendir dan mengalir keluar.

Pastikan untuk minum banyak air, jus, atau sup. Manfaat sampingan: Semua cairan itu membantu melonggarkan lendir di hidung dan kepala Anda. Jauhi minuman keras, kopi, dan kafein saat Anda sedang mencari hal-hal untuk diminum. 

4. Mendeteksi Penyakit yang Salah

Anda mungkin mengobati flu yang seharusnya selama beberapa minggu, hanya untuk menyadari bahwa alasan Anda tidak membaik.

Hal ini bisa dikarenakan Anda berada di bawah cuaca maupun kondisi lain seperti alergi.

Gejala pilek biasanya membutuhkan waktu beberapa hari untuk muncul sepenuhnya. Alergi bisa datang dengan cepat, dan bertahan selama Anda bersentuhan dengan alergen.

Keduanya menyebabkan batuk, pilek, dan bersin, tetapi pilek lebih cenderung membuat Anda sakit dan nyeri atau demam. Bahkan ada indikasi bahwa Anda bisa mengalami infeksi sinus.

Baik itu dan pilek menyebabkan rasa sakit di sekitar mata dan hidung Anda, serta lendir kekuningan yang menjijikkan.

Perbedaannya: Gejala-gejala ini biasanya terjadi dalam beberapa hari pertama masuk angin. Tetapi infeksi sinus biasanya muncul setelah waktu normal yang diperlukan untuk pilek.

5. Mengambil Langkah yang Salah

Anda bisa saja salah mengambil langkah untuk mengobati flu, namun ternyata ada penyakit penyerta.

Banyak orang yang mengonsumsi vitamin C berpikir itu akan mempercepat proses penyembuhan. Tapi ada sedikit bukti bahwa hal itu membantu mempersingkat pilek setelah Anda memilikinya.

Bahkan, beberapa orang yang menggunakan semprotan hidung saat kehilangan indra penciumannya. Tentu, konsultasikan ke dokter untuk penanganan menggunakan semprotan hidung.

Anda juga bisa tetap berolahraga agar tubuh bisa melepaskan keringat saat mulai tidak enak badan.

Cara mengatasi pilek tidak sembuh meredakan gejala:

Tentu Anda bisa ikuti beberapa cara terbaik yang bisa meredakan gejala pilek.

  • Gunakan obat pereda nyeri dan demam: Obat seperti parasetamol atau ibuprofen dapat membantu meredakan gejala seperti demam dan sakit kepala.
  • Berkumur dengan air garam: Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu mengurangi rasa sakit dan membantu meredakan radang tenggorokan.
  • Gunakan humidifier atau uap: Menghirup uap dapat membantu membuka saluran pernapasan dan meredakan gejala flu seperti hidung tersumbat.
  • Hindari merokok dan paparan asap: Merokok dan paparan asap dapat memperparah gejala flu dan membuat kondisi Anda semakin buruk.

Itulah panduan dan penyebab pilek tidak sembuh-sembuh yang bisa diketahui oleh Anda selama masa penyembuhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×