HOME

Abses gigi, begini gejala, penyebab, dan pencegahannya

Selasa, 26 Januari 2021 | 15:13 WIB   Penulis: Belladina Biananda
Abses gigi, begini gejala, penyebab, dan pencegahannya

ILUSTRASI. Salah satu gejala abses gigi adalah bau mulut yang tak sedap.

KONTAN.CO.ID - Abses gigi adalah infeksi bakteri yang menyebabkan munculnya nanah. Kondisi tersebut bisa terjadi di bagian gigi mana pun.

Mulai dari ujung akar gigi hingga gusi di sekitar gigi. Supaya bisa mendapat perawatan yang tepat, tentu saja Anda perlu memerhatikan gejala yang muncul.

Beberapa gejala yang menunjukkan abses di gigi Anda adalah rasa sakit dalam jangka waktu lama dan menyebar hingga ke leher, rahang, dan telinga. Selain itu, abses membuat gigi sensitif dan sakit untuk mengunyah dan kesulitan untuk menelan.

Mengutip dari Mayo Clinic, abses yang pecah dapat membuat bau mulut menjadi tak sedap. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter. Apalagi jika Anda pun mengalami demam dan muncul benjolan di sekitar rahang.

Penyebab abses gigi

Abses terjadi saat bakteri menginfeksi bagian terdalam gigi yang mengandung sistem saraf, pembuluh darah, dan jaringan ikat. Umumnya, bakteri masuk melalui lubang atau celah kecil di gigi.

Anda perlu memerhatikan beberapa faktor yang meningkatkan risiko terinfeksi bakteri. Mulai dari kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gula, hingga mulut kering atau dry mouth.

Baca Juga: Sering sakit gigi? Ini 6 obat herbal untuk sakit gigi

Baca Juga: Catat, ini penyebab dan cara mengatasi gusi bernanah

Jika kondisi abses tak segera diatasi, bukan tidak mungkin Anda mengalami berbagai macam komplikasi. Mayo Clinic menyebutkan, infeksi bakteri bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain, seperti rahang, leher, dan bagian kepala.

Penyebaran infeksi bisa semakin parah saat sistem imun tubuh Anda tak terlalu kuat. Karena hal itu, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat perawatan yang tepat.

Pencegahan abses gigi

Untuk menghindari kondisi kesehatan yang semakin parah, cobalah untuk melakukan langkah pencegahan. Anda bisa menyikat gigi dengan pasta gigi berflorida, mengganti sikat gigi tiap tiga hingga empat bulan sekali, dan konsultasi ke dokter gigi secara rutin.

Menggunakan obat kumur dan benang gigi atau dental floss juga tak boleh dilupakan. Selain itu, usahakan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut dari dalam dengan mengonsumsi makanan-makanan bergizi dan pastikan untuk membatasi makanan manis.

Selanjutnya: 4 Obat sakit gigi berlubang, efektif dan mudah didapat

Editor: Belladina Biananda
Terbaru