8 Tanda Tubuh Mengalami Dehidrasi, Salah Satunya Mudah Marah

Rabu, 20 Juli 2022 | 14:32 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
8 Tanda Tubuh Mengalami Dehidrasi, Salah Satunya Mudah Marah

ILUSTRASI. Seseorang mengalami dehidrasi


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dehidrasi bisa memicu gangguan kesehatan bila dibiarkan. Ini 8 tanda tubuh mengalami dehidrasi. 

Minum air putih yang cukup penting untuk kesehatan tubuh. Sebab, air berfungsi memelihara fungsi organ tubuh. 

Baca Juga: 7 Minuman yang Membantu Menurunkan Gula Darah Tinggi pada Penderita Diabetes

Sayangnya, banyak orang yang abai untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. 

Tubuh yang kekurangan cairan akan mengalami dehidrasi. Saat dehidrasi tidak segera diatasi atau dibiarkan dalam jangka watu lama akan memicu masalah kesehatan. 

Mengutip dari Mayo Clinic, dehidrasi bisa memicu: 

  • Infeksi saluran kemih
  • Batu ginjal 
  • Gagal ginjal 
  • Kejang 
  • Cedera 
  • Kelelahan 

Tanda tubuh mengalami dehidrasi 

Seseorang yang mengalami dehidrasi akan menunjukkan beberapa gejala seperti: 

1. Kelelahan 

Dehidrasi membuat tubuh merasa lebih lelah dari biasanya. Dehidrasi juga mempengaruhi siklus tidur. 

Satu studi yang melibatkan lebih dari 26.000 orang dewasa Cina dan Amerika menemukan bahwa durasi tidur yang lebih pendek secara signifikan terkait dengan hidrasi. 

Orang yang cukup minum tidur lebih lama daripada mereka yang tidak. 

2. Urin berwarna gelap dan produksi urin rendah 

Dehidrasi membuat urin berwarna lebih gelap dan jarang buang air kecil. 

Urin berwarna lebih gelap bisa terjadi ketika tubuh menyimpan lebih banyak air dan tidak melepaskannya ke dalam urin. 

Urin pun akan terkonsentrasi dengan membuang produk limbah seperti natrium dan urea. 

3. Kulit kering, elastisitas urin menurun, dan bibir pecah-pecah 

Salah satu tanda dehidrasi yang paling umum adalah kulit dan bibir kering serta elastisitas kulit menurun. 

4. Sakit kepala 

Dehidrasi akan membuat Anda merasa sering sakit kepala. 

Para peneliti mengakui bahwa kemungkinan ada beberapa mekanisme di balik sakit kepala terkait dehidrasi dan bahwa beberapa orang mungkin lebih rentan terhadap sakit kepala terkait dehidrasi daripada yang lain. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meningkatkan asupan air bisa membantu mengurangi gejala sakit kepala pada orang yang mengalami migrain. 

5. Pusing 

Dehidrasi bisa menyebabkan Anda merasa pusing dan pening terutama saat berdiri. 

Dehidrasi bisa menyebabkan hipotensi ortostatik. Hal ini umum terjadi pada orang dewasa yang lebih tua yang berisiko mengalami dehidrasi dan darah rendah.  

Sekedar info, hipotensi ortostatik adalah istilah medis untuk penurunan tekanan darah saat tubuh berdiri atau duduk. 

6. Jantung berdebar 

Dehidrasi bisa menyebabkan jantung terasa berdebar-debar atau detak jantung tidak teratur. 

Tidak minum air dengan cukup bisa memberikan dampak negatif pada kesehatan jantung. 

Dalam satu ulasan, dehidrasi bisa merusak fungsi jantung dalam beberapa cara, termasuk dengan mempengaruhi fungsi pembuluh darah secara negatif dan mengubah regulasi tekanan darah. 

7. Tekanan darah rendah 

Tekanan darah rendah merupakan tanda dehidrasi yang muncul ketika Anda mengalami dehidrasi secara signifikan. 

Dehidrasi bisa merusak fungsi pembuluh darah dan pengaturan tekanan darah. 

Dehidrasi juga menyebabkan volume darah rendah. 

8. Sulit konsentrasi 

Tidak minum air dengan cukup membuat otak menjadi sulit fokus. 

Beberapa penelitian menunjukkan dehidrasi bisa merusak memori jangka pendek, konsentrasi, dan suasana hati. 

Banyak penelitian lainnya menunjukkan dehidrasi bisa berdampak negatif pada suasana hati dan kinerja kognitif pada laki-laki dan perempuan. 

Perlu Anda ketahui, dehidrasi parah bisa mempengaruhi kondisi mental seperti kebingungan dan marah. 

Baca Juga: Kanker Testis: Penyebab dan Gejalanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru