kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45928,35   -6,99   -0.75%
  • EMAS1.321.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

8 Tanda Peradangan yang Tidak Boleh Disepelekan


Selasa, 28 November 2023 / 16:15 WIB
8 Tanda Peradangan yang Tidak Boleh Disepelekan
ILUSTRASI. Peradangan


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

TANDA PERADANGAN - Peradangan tidak boleh Anda anggap sepele karena bisa menyerang hingga bertahun-tahun. Ini tanda-tanda peradangan salah satunya sering lapar. 

Peradangan bisa menyerang siapa saja. Peradangan terbagi dalam dua jenis yakni peradangan akut dan peradangan kronis. 

Baca Juga: Makanan dan Minuman Ini Efektif Menurunkan Stres

Seseorang bisa menderita peradangan kronis selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. 

Mengutip dari Kompas.com, peradangan kronis disebabkan oleh banyak faktor seperti: 

  • Diabetes 
  • Penyakit kardiovaskular 
  • Arthritis dan penyakit sendi lainnya 
  • Alergi 
  • Penyakit paru obstruktif kronik 
  • Psoriasis 
  • Artritis reumatoid 

Sekedar info, peradangan terjadi saat faktor fisik memicu reaksi kekebalan tubuh. Peradangan tidak selalu menandakan adanya infeksi, namun infeksi selalu menyebabkan peradangan. 

Tanda - tanda peradangan

Berikut tanda-tanda seseorang menderita peradangan: 

1. Sendi kaku 

Mengutip dari Eating Well, nyeri sendi merupakan salah satu tanda awal peradangan kronis yang disebabkan oleh berbagai hal. 

2. Sering lupa 

Memori dan kognisi menurun secara perlahan seiring bertambahnya usia. Namun, penelitian melaporkan bahwa penanda peradangan yang lebih tinggi dalam tubuh menyebabkan penurunan memori 8-12% lebih besar. 

Penurunan fungsi memori ini bia dimulai sejak usia paruh baya. Hal ini berarti mengurangi peradangan sejak dini bis berdampak pada hilangnya ingatan dikemudian hari. 

3. Tidak merasa seperti diri sendiri 

Peradangan tingkat rendah menyebabkan perubahan aktivitas neurotransmitter dan fungsi otak yang menurut penelitian membuat otak lebih rentan terhadap depresi. 

Peradangan bisa menghalangi kerja antidepresan secara efektif pada beberapa orang. 

4. Muncul masalah pencernaan 

Gangguan pencernaan yang terus muncul dalam jangka waktu tertentu bukanlah kondisi yang bisa diabaikan, sebab ini mungkin tanda peradangan. 

Proses pencernaan yang terganggu membuat senyawa inflamasi lebih mudah memasuki aliran darah dan memicu masalah pencernaan dan peradangan berkelanjutan. 

5. Lemak perut 

Hasil penelitian menunjukkan, lemak perut mengeluarkan senyawa inflamasi yang mendiring peradangan kronis, yang artinya sedikit tambahan lemak perut bisa menjadi tanda peradangan. 

6. Naiknya tekanan darah 

Naiknya tekanan darah harus Anda waspadai karena bisa jadi tanda peradangan kronis awal. 

7. Sering lapar 

Rasa lapar dan rendah gula darah biasanya berasal dari asupan karbohidrat olahan dan gula. 

Tapi, hal ini juga bisa menjadi tanda bahwa tubuh mampu mengelola glukosa dengan baik yang bisa menjadi tanda adanya peradangan. 

Peradangan kronis menyebabkan sel menjadi resisten terhadap insulin yang menyebabkan gula darah tinggi dan mengganggu pengelolaan glukosa, meningkatkan risiko diabetes tipe 2. 

8. Iritasi kulit 

Masalah kulit yang berkepanjangan dan tidak kunjung hilang mungkin merupakan tanda bahwa tubuh sedang meradang. 

Baca Juga: Kopi Bisa Buat Berat Badan Naik? Ini Alasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×