kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45928,35   -6,99   -0.75%
  • EMAS1.321.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

8 Makanan yang bisa membantu mengontrol dan menurunkan gula darah tinggi


Selasa, 31 Agustus 2021 / 16:06 WIB
8 Makanan yang bisa membantu mengontrol dan menurunkan gula darah tinggi
ILUSTRASI. Yogurt tawar.


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Anda penderita diabetes? Ini makanan yang bisa membantu mengontrol dan menurunkan gula darah tinggi bila dikonsumsi secara rutin dan tidak berlebihan. 

Setiap orang wajib mengontrol kadar gula darah bila tidak ingin menderita diabetes. 

Baca Juga: Catat! Ini nilai kadar gula darah normal dalam tubuh

Ada banyak cara untuk mencapai nilai gula darah normal yakni dengan olahraga 30 menit per hari. 

Mengutip dari Medical News Today, mengonsumsi makanan sehat juga bisa jadi cara untuk mengontrol kadar gula darah dalam tubuh. 

Bila Anda penderita diabetes ada baiknya mulai mengosumsi makanan dan minuman yang tidak memicu naiknya gula darah. 

Berikut makanan yang baik dikonsumsi sehari-hari oleh penderita diabetes. 

1. Roti gandum

Roti gandum mengandung 100% gandum untuh dan memiliki skor Indeks Glikemik (GI) rendah. 

Roti gandum juga mengandum serat yang bermanfaat untuk memperlambat pencernaan serta membantu menstabilkan kadar gula darah. 

2. Buah-buahan 

Para penderita diabetes disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak buah-buahan. Namun, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi nanas dan melon. 

Umumnya, buah-buahan mengandung air dan serat yang berperan untuk menyeimbangkan gula alami atau fruktosa. 

Anda perlu tahu, jus buah memiliki nilai GI tinggi karena jus menghilangkan kulit dan biji berserat. 

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 menyebutkan orang yang mengonsumsi buah utuh terutama bluberry, anggur, dan apel memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2. 

Sedangkan, jus buah bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2. 

3. Ubi jalar 

Ubi jalar memiliki skor GI rendah dan sangat bergizi. Beberapa penelitian menunjukkan daging ubi jalar mengandung lebih serat dibandingkan kulitnya. 

Dalam sebuah penelitian menyatakan ubi jalar bisa menurunkan gejala diabetes. Namun masih belum ada bukti konklusif ubi jalar bisa membantu menstablikan atau menurunkan gula darah pada manusia. 

4. Oatmeal

Oat mengandung B-glukan yang bermanfaat mengurangi respons glukosa dan insulin setelah makan, meningkatkan sensitivitas insulin, membantu menjaga kontrol glikemik, dan mengurangi lipid darah.   

Sebuah tinjauan dari 16 penelitian menyimpulkan gandum bisa membantu mengontrol glukosa dan profil lipid pada penderita diabetes tipe 2. 

Masih dibutuh penelitian lebih lanjut tentang manfaat konsumsi out pada diabetes tipe 1. 

5. Kacang-kacangan 

Kacang kaya akan kandungan serat dan memiliki skor GI rendah. Selain itu kacang-kacangan mengandung protein nabati tinggi, asam lemak tak jenuh, antioksidan, flavonoid, dan potasium. 

Sebuah tinjauan tahun 2014 menyimpulkan konsumsi kacang baik untjk penderita diabetes. 

6. Bawang putih 
 
Senyawa dalam bawang putih bisa membantu mengurangi gula darah dengan meningkatkan sensitivitas serta sekresi insulin. 

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2013 dengan melibatkan 60 orang penderita diabetes tipe 2 dan obesitas. 

Mereka diminta untuk mengonsumsi kombinasi metformin dan bawang putih dua kali sehari selama 12 minggu. Hasilnya, mereka mengalami penurunkan kadar gula darah puasa dan pasca makan signifikan. 

Anda bisa mengonsumsi bawnag putih secara langsung atau menambahkannya dalam salad. 

7. Ikan air dingin 

Ikan air dingin bisa membantu mengontrol dan mencegah diabetes. Sebuah penelitian tahun 2014 menyebutkan konsumsi 75 gram - 100 gram ikan cod, saithe, haddock, atau pollock setiap hari bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2. 

8. Yogurt 

Konsumsi yogurt tawar setiap hari bisa mengurangi risiko diabetes tipe 2. Yogurt tawar termasuk dalam makanan yang rendah GI. 

Perlu diingat penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi yogurt yang diberikan rasa manis. Sebab, makanan tersebut mengandung gula tinggi. 

Baca Juga: 8 Obat sakit gigi alami yang bahannya mudah didapatkan

Selanjutnya: Rutin konsumsi lidah buaya bisa menurunkan kolesterol tinggi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×