6 Gejala Baru yang Menunjukkan Anda Terinfeksi Omicron Siluman, Jangan Lengah!

Selasa, 22 Februari 2022 | 08:58 WIB Sumber: livemint.com,Deseret.com
6 Gejala Baru yang Menunjukkan Anda Terinfeksi Omicron Siluman, Jangan Lengah!

ILUSTRASI. Varian Omicron BA.2 atau siluman menyebar lebih cepat daripada subvarian BA.1 yang diidentifikasi sebelumnya. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


KONTAN.CO.ID - Varian Omicron BA.2 atau siluman menyebar lebih cepat daripada subvarian BA.1 yang diidentifikasi sebelumnya. Baru-baru ini, beberapa penelitian menyebutkan bahwa Omicron siluman dapat menyebabkan infeksi parah seperti Delta (Namun, hal ini belum ditinjau oleh rekan sejawat). 

Meskipun ancaman yang dimiliki oleh subvarian yang baru diidentifikasi belum diketahui, para peneliti terus mempelajarinya untuk memahami gejalanya, tingkat keparahannya, dan faktor kritis lainnya.

Gejala paling umum dari Omicron BA.2 atau siluman

Melansir livemint.com, studi di Inggris mengungkapkan (di mana Omicron siluman sudah menyebar dengan kecepatan tinggi) bahwa orang yang terinfeksi sub-varian menunjukkan gejala yang berhubungan dengan usus.

"Kita tahu bahwa virus ini menyebar ke bagian tubuh yang berbeda. Ada kemungkinan Omicron atau varian lain menyerang usus. Dan ini tidak akan terlihat di hidung - jadi Anda bisa terkena infeksi usus tetapi tidak menunjukkan hasil positif," jelas Tim Spector, Profesor Studi Gejala Covid ZOE, mengatakan kepada The Sun.

Baca Juga: Waspada! Kematian Balita akibat Omicron Melonjak, Jangan Bawa ke Tempat Ramai

Gejala-gejala yang dialami pasien

Saat terinfeksi, pasien mengeluh enam penyakit yang berhubungan dengan usus, yakni:

  1. Mual
  2. Diare
  3. Muntah
  4. Sakit perut
  5. Mulas
  6. Kembung

Sebelumnya, aplikasi Zoe COVID telah memberi tahu Diare sebagai gejala COVID tetapi mengkategorikannya sebagai gejala yang "kurang umum".

Baca Juga: Mengobati Sakit Tenggorokan Akibat Covid-19 Varian Omicron, Ada 4 Cara

“Kami masih menyelidiki apa artinya peningkatan laporan gejala gastrointestinal seperti diare, melewatkan makan dan sakit perut, yang lazim dengan varian sebelumnya, karena peningkatan tersebut tampaknya tidak terkait dengan mereka yang dites positif Omicron," demikian hasil sebuah studi oleh Zoe COVID.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru