6 Alasan Teh Melati Baik Diminum Secara Rutin

Kamis, 10 November 2022 | 14:37 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
6 Alasan Teh Melati Baik Diminum Secara Rutin

ILUSTRASI. Teh melati bisa membantu menurunkan berat badan.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain segar dan memberikan efek menenangkan, ini manfaat teh melati bila diminum secara rutin. 

Teh melati merupakan teh yang umum diminum oleh banyak orang di dunia. 

Baca Juga: Tak Disangka 4 Jus Buah Ini Bikin Asam Urat Tinggi Keok

Teh melati memiliki aroma wangi khas yang bisa menenangkan dan meningkatkan mood. 

Mengutip dari Healthline, teh melati biasanya terbuat dari daun teh hijau dengan campuran bunga melati. 

Teh melati memberikan banyak manfaat untuk kesehatan bila diminum secara rutin. 

Berikut manfaat teh melati untuk tubuh Anda: 

1. Kaya antioksidan 

Teh melati mengandung polifenol tinggi yang bertindak sebagai antioksidan, melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. 

Hasil penelitian telah menghubungkan kerusakan radikal bebas dengan penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. 

Teh melati yang terbuat dari teh hijau kaya akan polifenol yang disebut dengan katekin. 

Perlu Anda ketahui katekin dalam teh hijau kerap dihubungkan dengan penurunan berat badan, peningkatan kontrol gula darah, serta kesehatan jantung, dan mulut. 

Katekin dalam teh hijau telah terbukti memiliki efek antiinflamasi dan penurunan lipid darah yang bisa mengurangi risiko penyakit jantung. 

2. Menurunkan berat badan 

Teh melati bisa membantu menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan metabolisme tubuh. 

Hasil tinjauan dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh hijau (bahan dasar dari teh melati) bisa mempercepat metabolisme sebesar 4%-5% dan meningkatkan pembakaran lemak sebesar 10%-16%. 

Sifat pembakaran lemak teh melati terkait dengan kandungan kafein dan polifenol. Senyawa ini juga bisa meningkatkan efek pembakaran lemak satu sama lain. 

3. Melindungi kesehatan liver

Kandungan polifenol bisa membantu melindungi tubuh Anda dari penyakit jantung. 

Dalam satu penelitian menunjukkan teh hijau yang ditemukan di dalam teh melati bisa mengurangi pembentukan plak sampai 68% pada hamster. 

Teh tersebut juga menurunkan risiko penyakit jantung seperti kolesterol jahat dan trigliserida. 

Penelitian lain menemukan bahwa orang yang minum 1-3 cangkir teh hijau per hari memiliki risiko 19% lebih rendah terkena serangan jantung dan 36% penurunan risiko stroke dibandingkan dengan orang yang minum teh hijau kurang dari 1 cangkir per hari. 

4. Meningkatkan kesehatan mulut 

Kandungan katekin dalam teh melati bisa melindungi gigi dari kerusakan dan lubang dengan cara membunuh bakteri pembentuk plak seperti streptococcus mutans. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh melati bisa memerangi bau mulut dengan mengurangi bakteri penyebab bau badan. 

5. Meningkatkan fungsi otak 

Teh mengandung sekitar 15-60 mg kafein per cangkir (tergantung pada berapa lama teh diseduh dan jenis teh dasarnya). 

Kafein merangsang sistem saraf dengan memblokir adenosin neurotransmitter penghambat, bahan kimia yang mengirimkan sinyak antara otak dan tubuh. Biasanya adenosin membantu tubuh Anda menjadi rileks. 

Teh melati juga mengandung asam amino L-theanine yang memicu pelepasan asam gamma aminobutyric- neurotransmitter penghambat yang membuat Anda dalam keadaan santai. 

Ketika dikonsumsi bersamaan, L-theanine dan kafein tampak lebih efektif dalam meningkatkan fungsi otak. 

6. Menurunkan risiko diabetes tipe 2 

Teh melati yang terbuat dari teh hijau bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2. Minuman ini mengandung senyawa yang membuat tubuh menggunakan insulin lebih efektif dan mengurangi kadar gula darah. 

Analisis terhadap 17 penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara signifikan mengurangi gula darah puasa dan kadar insulin. 

Baca Juga: 5 Manfaat Minum Teh Hijau Secara Rutin untuk Kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru