5 Penyebab peredaran darah tidak bisa lancar

Kamis, 05 Agustus 2021 | 08:30 WIB   Reporter: Helvana Yulian
5 Penyebab peredaran darah tidak bisa lancar

KONTAN.CO.ID - Seperti air yang mengalir dalam pipa, darah di tubuh juga mengalir di dalam pembuluh darah. Proses ini terus terjadi dan bertujuan agar sel-sel tubuh mendapatkan oksigen dan nutrisi dari makanan maupun minuman. Dengan begitu, sel dapat bekerja dengan baik. 

Agar tidak menimbulkan komplikasi, sirkulasi darah yang buruk harus diatasi. Cara mengatasi kondisi ini harus disesuaikan dengan berbagai penyebab yang mendasarinya.  

Nah, pada beberapa orang, peredaran darah bisa saja tidak lancar. Lantas apa penyebabnya? Berikut berbagai penyebab dari sirkulasi darah yang tidak lancar, meliputi: 

1. Penggumpalan darah

Penggumpalan darah di pembuluh darah dapat membatasi aliran darah dari organ atau jaringan. Dalam beberapa kasus, gumpalan sepenuhnya menghalangi aliran darah. Jika gumpalan bergerak, bisa menimbulkan komplikasi yang parah.

Baca Juga: Perbedaan Chromebook dan Laptop Biasa

2. Diabetes

Diabetes dapat menyebabkan kerusakan saraf, dan kadar glukosa yang tinggi dapat menyebabkan kondisi yang disebut neuropati diabetik. Seiring waktu, kadar glukosa darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan penumpukan plak. Pada akhirnya, kondisi ini bisa mengganggu sirkulasi darah dalam tubuh. 

Oleh karena itu, penting bagi penderita diabetes untuk mengelola kadar glukosa darah, tekanan darah, dan kadar kolesterol mereka dengan benar untuk menjaga aliran darah yang sehat.

3. Merokok

Kebiasaan merokok dan memiliki berat badan yang berlebihan juga bisa menjadi penyebab aliran darah yang tidak lancar dalam tubuh. Ini karena rokok dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah sehingga darah sulit mengalir dengan lancar. 

Baca Juga: Harus telaten dan cermat , begini cara merawat furnitur kulit

4. Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah salah satu penyebab paling umum dari peredaran darah yang tidak lancar. Dilansir dari Mayo Clinic, penyakit ini terjadi ketika plak menumpuk di pembuluh darah, terutama di arteri. Penumpukan ini akhirnya mempersempit dan mengeras arteri, akhirnya membatasi aliran darah.

Aterosklerosis biasanya menyerang arteri otak, jantung, kaki, dan lengan. Ketika aterosklerosis berkembang di tungkai atas dan bawah, ini disebut penyakit arteri perifer (PAD).

5. Penyakit Raynaud

Orang yang mengalami tangan dan kaki dingin kronis mungkin memiliki kondisi yang disebut penyakit Raynaud. Penyakit ini menyebabkan arteri kecil di tangan dan kaki Anda menyempit.

Arteri yang menyempit kurang mampu mengalirkan darah ke seluruh tubuh Anda, sehingga Anda mungkin mulai mengalami gejala peredaran darah yang tidak lancar.

Selanjutnya: Panduan Diet DEBM untuk Hasil yang Maksimal

Editor: Helvana Yulian
Terbaru