5 Mitos dan fakta vaksin Covid-19, silakan dicek!

Kamis, 22 Juli 2021 | 13:01 WIB Sumber: Kompas.com
5 Mitos dan fakta vaksin Covid-19, silakan dicek!

ILUSTRASI. Ada banyak informasi yang salah seputar vaksin Covid-19 sehingga tidak sedikit orang yang ragu bahkan menolak vaksinasi. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/foc.

Fakta: Tidak ada vaksin Covid-19 resmi yang dapat menyebabkan seseorang positif terpapar virus corona. 

Vaksin bertujuan untuk membangun antibodi terhadap virus dan meminimalisasi risiko gejala serius jika terinfeksi Covid-19. 

4. Mitos: Vaksin Covid-19 sebabkan kemandulan pada wanita 

Fakta: Informasi yang mengatakan vaksin Covid-19 sebabkan kemandulan pada wanita adalah tidak benar. 

Para ahli mengatakan, urutan asam amino (dibagi antara protein spike dan protein plasenta) terlalu pendek untuk memicu respons imun dan tidak memengaruhi kesuburan. 

Baca Juga: Terbaru! Ini Kriteria Penerima Vaksin Covid-19

5. Mitos: Sudah pernah terinfeksi Covid-19 tidak perlu divaksinasi 

Fakta: Seseorang yang sudah pernah terinfeksi Covid-19 tetap harus divaksinasi. 

Saat ini, para ahli belum mengetahui berapa lama seseorang terlindungi dari virus setelah sembuh dari Covid-19. Kekebalan yang diperoleh dari infeksi, yang disebut kekebalan alami, bervariasi antar orang. Beberapa bukti awal mengatakan, kekebalan alamu mungkin tidak bertahan lama.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Mitos tentang Vaksin Covid-19 yang Tidak Benar"
Penulis : Lulu Lukyani
Editor : Lulu Lukyani

 

Selanjutnya: Info vaksin Covid-19 gratis, ada di Stasiun MRT Blok A Jakarta 22-24 Juli

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru