Tips Sehat

5 Kebiasaan minum yang buruk untuk kesehatan liver

Sabtu, 13 Februari 2021 | 15:24 WIB Sumber: Kompas.com
5 Kebiasaan minum yang buruk untuk kesehatan liver

ILUSTRASI. Konsumsi alkohol dan soft drink berlebih dapat memberatkan kinerja liver.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Liver merupakan organ penting yang bertanggung jawab untuk menyaring darah yang datang langsung dari saluran pencernaan, tepat sebelum darah itu diteruskan ke seluruh tubuh. Organ ini juga membantu membuang racun dari aliran darah.

Oleh karena itu, penting agar kita tidak membanjirinya dengan zat yang dapat menghalangi fungsi penting tersebut, seperti alkohol dan gula tambahan. Di Amerika Serikat (AS), penjualan alkohol melonjak pada tahun 2020 karena lebih banyak orang menghabiskan waktu di rumah dan memerangi tingkat stres akibat pandemi Covid-19. Nah, hal tersebut akhirnya memicu orang-orang menderita penyakit liver.

Rumah Sakit Keck di Los Angeles baru-baru ini melaporkan, penerimaan untuk hepatitis alkoholik dan gagal hati meningkat sebesar 30% pada tahun lalu dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Lompatan kasus tersebut memang sebagian besar terkait dengan penyalahgunaan alkohol.

Di samping itu, ada pula kebiasaan buruk minum lainnya yang dapat merusak hati, seperti yang dilansir dari laman Eat This Not That berikut ini.

Baca Juga: 10 Tanda dehidrasi pada anak yang perlu diwaspadai

1. Wanita yang minum lebih dari segelas alkohol

Pedoman diet USDA terbaru mengungkapkan, minum hingga satu gelas minuman mengandung alkohol setiap hari tak mengganggu kesehatan wanita secara keseluruhan. Namun, menurut sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Lancet Public Health melaporkan, seorang wanita sehat kemungkinan mengembangkan penyakit hati sirosis yang lebih besar ketika minum alkohol setiap hari.

Maka, bagi para wanita disarankan untuk tidak meminum lebih dari satu gelas minuman alkohol setiap hari (atau kurang), demi menjaga hati dalam kondisi yang prima.

2. Pria minum lebih dari dua gelas alkohol

Pedoman Diet USDA merekomendasikan agar para pria membatasi konsumsi alkohol tak lebih dua gelas per hari, juga untuk menjaga kesehatan. Atau, mengikuti standar minum alkohol di AS yang didefinisikan tidak boleh lebih dari 14 gram alkohol.

Kendati demikian, sebuah studi tahun 2019 di jurnal Hepatology menyatakan, wanita memiliki risiko cedera hati yang lebih tinggi dibandingkan dengan pria untuk tingkat konsumsi alkohol apa pun. Dalam studi yang berbeda, ditemukan pria (dan wanita) di atas usia 50 tahun berisiko lebih tinggi mengalami sirosis dan kerusakan hati non-sirosis, ketika mereka hanya minum alkohol tanpa makan.

Sehingga, minum alkohol saat makan mungkin menjadi kunci untuk mencegah penyakit hati pada pria yang lebih tua. Penelitian juga menunjukkan, seringnya pesta minuman keras cenderung menyebabkan kerusakan hati. 

Baca Juga: Sering sendawa? Ini 5 penyebab yang perlu Anda waspadai

Editor: Wahyu T.Rahmawati
Terbaru