4 Cara mengeluarkan dahak pada bayi ini bisa jadi opsi

Jumat, 10 Desember 2021 | 08:48 WIB   Penulis: Belladina Biananda
4 Cara mengeluarkan dahak pada bayi ini bisa jadi opsi

ILUSTRASI. Anda bisa mempraktikkan beberapa cara mengeluarkan dahak pada bayi. KONTAN/Muradi/2017/10/26

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tidak hanya orang dewasa, bayi pun bisa memiliki dahak. Bila jumlahnya terlalu banyak, dahak dapat mengganggu sistem pernapasan yang mana membuat bayi tak nyaman. Untuk mengatasi hal itu, ada beragam cara mengeluarkan dahak pada bayi yang bisa Anda lakukan.

Sebenarnya, keberadaan dahak membantu tubuh mengeluarkan kuman atau zat berbahaya lain yang dapat mengganggu kesehatan. Namun, produksi dahak juga bisa berlebihan sehingga menyumbat hidung dan saluran pernapasan.

Selain membuat bayi kesulitan untuk bernapas, penumpukan lendir juga dapat menyebabkan bayi tak mau makan. Tentu saja hal itu tidak baik, kan? Nah, di bawah ini, Anda bisa mendapati beberapa cara yang dapat Anda coba supaya dahak berkurang.

Pakai Humidifier

Mengutip Web MD (webmd.com), menggunakan humidifier bisa membuat sistem pernapasan bayi menjadi lebih lancar. Supaya hasilnya bisa maksimal, jangan lupa untuk membersihkan humidifier secara teratur, ya.

Baca Juga: Begini cara menghilangkan dahak di tenggorokan yang efektif

Larutan Garam

Larutan garam bisa jadi salah satu cara mengeluarkan dahak pada bayi.

Tahukah Anda bahwa larutan garam dapat Anda pakai sebagai cara mengeluarkan dahak pada bayi? Anda hanya perlu memasukkan beberapa tetes larutan garam pada tiap lubang hidung bayi. Setelah itu, keluarkan dahak menggunakan alat penyedot.

Anda bisa melakukan langkah tersebut sebelum jadwal makan berat. Dengan begitu, bayi menjadi lebih mudah untuk mengonsumsi makanannya. Apabila Anda masih kesulitan atau takut melakukan kesalahan saat memakai larutan garam, tak ada salahnya untuk meminta bantuan dokter.

Baca Juga: Menggunakan bahan alami, berikut 4 cara mengeluarkan dahak dari paru-paru

Hindari Obat Batuk

Salah satu cara mengeluarkan dahak pada bayi yang biasa terpikirkan oleh orangtua adalah dengan memberikan obat batuk atau obat pilek ke bayi. Sebaiknya, Anda tidak melakukan hal itu, apalagi pada bayi yang masih berusia di bawah empat tahun.

Apabila Anda ingin memberikan obat batuk atau obat pilek ke anak-anak yang berusia di antara 4-6 tahun, jangan lupa untuk mengonsultasikannya ke dokter, ya. Hal itu penting Anda lakukan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Kapas dan Air Hangat

Biasanya, produksi lendir yang meningkat mengakibatkan bagian hidung bayi mudah kotor. Hal itu tentu saja membuat bayi semakin kesulitan bernapas. Anda bisa membersihkan kotoran dengan mengusap kapas yang telah dicelup air hangat pada hidung bayi.

Selanjutnya: Kurs dollar-rupiah di BCA hari ini Jumat 10 Desember 2021, cek sebelum tukar valas

Editor: Belladina Biananda
Terbaru