kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.198   25,88   0,42%
  • KOMPAS100 813   -4,69   -0,57%
  • LQ45 613   -3,59   -0,58%
  • ISSI 213   2,19   1,04%
  • IDX30 347   -1,80   -0,52%
  • IDXHIDIV20 424   -2,46   -0,58%
  • IDX80 92   -0,66   -0,70%
  • IDXV30 114   -0,73   -0,64%
  • IDXQ30 111   -0,81   -0,73%

​Waspada, inilah 6 gejala stroke dan pencegahannya


Kamis, 17 Desember 2020 / 15:41 WIB
ILUSTRASI. Waspada, inilah 6 gejala stroke dan pencegahannya.


Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Stroke menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Kenali gejala stroke dan pencegahannya.

Penyakit ini tidak hanya dapat menyerang orang lanjut usia, namun juga anak muda lantaran gaya hidup yang tidak sehat. 

Stroke terjadi saat pasokan darah ke bagian otak terganggu atau berkurang. Saat pasokan darah ke otak berkurang, jaringan otak tak bisa mendapat oksigen dan nutrisi. 

Akibatnya, sel-sel di otak bisa mati dalam hitungan menit dan berdampak pada tubuh. Lantas, apa saja ciri-ciri gejala stroke dan pencegahannya?

Baca Juga: 6 Manfaat kunyit untuk kesehatan tubuh Anda

Ciri-ciri gejala stroke

Dirangkum dari laman Kementerian Kesehatan, berikut 6 gejala stroke yang perlu diwaspadai: 

  1. Senyum tidak simetris atau moncong ke satu sisi, tersedak, dan sulit menelan air minum secara tiba-tiba. 
  2. Gerak separuh anggota tubuh melemah secara tiba-tiba, biasanya tubuh bagian kanan. 
  3. Tiba-tiba tidak dapat berbicara, kata-katanya tidak dimengerti, dan bicara tidak nyambung. 
  4. Rabun, pandangan satu mata kabur secara tiba-tiba.
  5. Kebas atau baal, dan mengalami kesemutan separuh badan.
  6. Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya. Gangguan fungsi keseimbangan seperti terasa berputar.

Bila gejala tersebut muncul, segera bawa penderita ke rumahsakit.

Baca Juga: 5 Komplikasi hipertensi ini wajib Anda waspadai

Pencegahan stroke 

Penyakit kardioserebrovaskuler seperti stroke dan penyakit jantung koroner dapat dicegah dengan cara mengubah perilaku yang berisiko seperti :

  • Penggunaan tembakau.
  • Diet yang tidak sehat dan obesitas.
  • Kurang aktivitas fisik.
  • Penggunaan alkohol.
  • Untuk mencegah stroke berdampak buruk, perlu mengetahui gejala-gejala yang biasanya terjadi pada penderita. 

Selanjutnya: Jangan abai jika merasa pusing, bisa jadi gejala Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×